Home » » Cemari Sungai, Aktivitas Pabrik Tahu Dihentikan

Cemari Sungai, Aktivitas Pabrik Tahu Dihentikan

Written By yun ciamis on 30 October 2012 | 3:37 PM

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Akibat pembuangan limbah yang mencemari aliran Sungai Cinangka, aktivitas pabrik tahu yang ada di Desa Cijulang, Kec. Cihaurbeuti akhirnya dihentikan mulai Senin (28/10/12) kemarin, hal itu berdasarkan hasil keputusan musyawarah aparat desa bersama dengan warga setempat yang dihadiri oleh pihak Polres Ciamis, Satpol PP, Badan Perizinan, dan Badan Pelestarian Lingkungan Hidup (BPLH) Kab. Ciamis.

Penghentian tersebut dilatar belakangi oleh pembuangan limbah pabrik tahu yang bermuara di Sungai Cinangka yang selama ini air Sungai Cinangka merupakan pasokan air kolam warga setempat, sehingga ikan-ikan di kolam warga banyak yang mati.

Selain kolam warga, limbah yang mencemari Sungai Cinangka juga meracuni sejumlah ikan di kolam milik Ponpes Miftahul Huda Utsmaniyah sehingga sebanyak lebih dari 2 kwintal ikannya mati, hal ini jelas sangat merugikan, bahkan pengurus Ponpes tersebut menyesalkan tidak adanya tindakan tegas dari pemerintah.

Sebelumnya, sebagai bentuk protes warga Ponpes, ikan-ikan yang mati tersebut dikumpulkan dan di letakkan di halaman Kantor Desa Cijulang dengan harapan pemerintahan desa segera mengambil tindakan tegas.

Menurut pengakuan warga setempat, sebelumnya pabrik tahu itu sudah dihentikan  aktivitasnya oleh pemerintah setempat, karena selain menyebabkan polusi udara juga merugikan masyarakat yang menafkahi keluarga dibidang perikanan, namun mereka tidak menggubrisnya sehingga masih saja melakukan aktivitas.

Kepala Desa Cijulang, Jejen membenarkan adanya putusan pemberhentian aktivitas pabrik tahu tersbeut, namun diakuinya keputusan pemberhentian baru dilakukan saat ini, karena sebelumnya hanyalah berupa himbauan saja.

“Baru sekarang ada putusan untuk memberhentikan sementara aktifitas pabrik tahu, sebelumnya hanya himbauan tapi mereka tidak mengindahkannya hingga Sungai Cinangka jadi tercemar,” kata Jejen seraya menambahkan, jika pabrik tahu tersebut akan kembali beroperasi diwajibkan untuk mengurus berbagai perijinan, IPAL dan rekomendasi dari BPLH Kab. Ciamis.

Keputusan tersebut juga diterima oleh pemilik pabrik yang terdiri dari Sigit Gusti Pranata, Yayan (mewakili H. Iduk yang sedang kembali naik haji), Tuti dan Popon Rahmawati) yang dituangkan dalam membuat surat pernyataan diatas meterai.

“Kami siap dan tidak keberatan untuk menghentikan sementara aktivitas pabrik tahu kami, dan kami juga siap menerima segala tindakan apapun apabila melanggar pernyataan tersebut,” kata mereka. (Agus)

Share this article :

1 komentar:

  1. Salam sejahtera,
    Saya Farhan dari RekaTeknik Magelang ingin berbagi informasi kiranya sangat penting untuk perusahaan bapak/ibu. Sebagai produsen dan pembuat mesin industri saya ingin berbagi informasi tentang perusahaan kami sbb yang salah satunya kami memproduksi mesin untuk cetak tahu bulat.

    https://www.facebook.com/RekaTeknikMagelang/

    https://www.youtube.com/channel/UCvt4w4e6o9JQgIl5H5bXd3A

    Terimakasih, Salam sejahtera

    ReplyDelete



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com