Home » » Pengelola Cimall Membandel, Massa Siap Turun ke Jalan

Pengelola Cimall Membandel, Massa Siap Turun ke Jalan

Written By yun ciamis on 18 October 2012 | 1:22 AM

ciamiszone.com :
Kejengkelan tehadap pengelola Cimall diungkapkan Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas Cipta Karya Ciamis, Elan Suherlan yang mengakui, pihaknya sudah melayangkan surat teguran dan memanggil pengelola Cimall terkait adanya bangunan fisik trotoar yang tidak dikembalikan keseperti sebelumnya, tapi pihak Cimall membandel tidak mengubris suratnya.
Tidak itu saja, kejengkelan terhadap pengelola Cimall juga diungkapkan sejumlah elemen masyarakat, bahkan mereka menyatakan kesiapannya menurunkan massa untuk turun ke jalan melakukan aksi, jika pihak pengelola tetap saja membandel tidak memperdulikan aturan-aturan yang sudah ditetapkan.
“Itu kan asset Kabupaten Ciamis, meskipun hanya sepanjang beberapa meter tapi dibangun dengan APBD untuk dipergunakan sebagai sarana pejalan kaki, tapi kenyataannya berubah fungsi menjadi tempat parkir. Kami sempat memanggil tapi tidak ada respon dari mereka,” katanya.
Padahal menurut Elan, pemanggilan tersebut hanya untuk mempertanyakan kenapa bangunan trotoar tidak dikembalikan seperti ke kondisi sebelumnya, sebagaimana yang tertuang dalam rekomendasi Dinas Ciptakarya sebagai syarat keluarnya IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) dari BPPT.
Menurut Elan, jika saja pengelola Cimall kooperatif dan tidak membandel pihaknya juga melakukan koordinasikan mengenai solusi pemecahannya, seperti kompensasi pembangunan trotoar sepanjang yang sama di lokasi lain akan menjadi solusi juga.
“Kami juga sudah meminta Satpol PP untuk bertindak menghadirkan pengelola Cimall, tapi masih belum ada realisasinya,” kata Elan.
Menanggapi hal itu, pihak Pengelola Cimall tidak ada yang bersedia mengklarifikasi masalah yang didugakannya dengan alasan sibuk dan tidak tahu.
Bagian Administrasi, Cimall, Dewi meyakinkan jika pihaknya dan pimpinannya tidak tahu menahu urusan pelanggaran yang didugakannya.
Terkait surat dari Dinas Ciptakarya, diakui Dewi pihaknya belum pernah menerima surat tersebut.
“Saya yang membukukan keluar masuk surat, tapi saya tidak pernah menerima surat yang dimaksud oleh Dinas Ciptakarya,” kata Dewi.
Ditempat terpisah, selain Pemuda Mandiri Peduli Rakyat (PMPR) Ciamis yang siap menrurnkan massa, LSM GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) dan LSM Gempur juga menyatakan kesiapannya untuk turun ke jalan jika pihak pengelola Cimall membandel tidak menghiraukan aturan.
“Dari sisi RUTR saja sudah menyalahi aturan, apalagi ini Keppres yang dilanggarnya. Sejak operasional beberapa bulan lalu dampaknya banyak terjadi kecelakaan di depan Cimall karena semerawutnya lalu lintas akibat amdallalin yang tidak jelas,” kata Ketua GMBI Distrik Ciamis, Epi Wahyudin yang mengaku pihaknya sempat mendatangi pengelola Cimall beberapa waktu lalu untuk mengingatakan tapi tetap tidak ada niat baik mematuhi aturan.
“Si pengelola dengan gagahnya selalu menyebut-nyebut nama Bupati, mentang-mentang dekat dengan Bupati, ini urusan Bupati segala sesuatunya oleh Bupati dan sudah seijin Bupati,” kata Epi menirukan pihak pengelola Cimall yang ditemuinya.
Hal senada diungkapkan inisiator Forum Ciamis Bersatu, Aep Saepudin yang menyatakan kesiapannya untuk mengakomodir seluruh elemen masyarakat Ciamis termasuk rekan-rekan LSM di Ciamis untuk menurunkan massa kembali turun ke jalan.(cZ)***

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com