Home » » Dana KPPC Macet di Pengurus Lama

Dana KPPC Macet di Pengurus Lama

Written By yun ciamis on 07 November 2012 | 11:16 AM

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Ternyata macetnya perputaran dana di Koperasi Pegawai Pemda Ciamis (KPPC) sudah terjadi sebelum kepengurusan baru terbentuk sejak beberapa tahun lalu, namun baru terungkap baru-baru ini setelah dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) mencuat dan pengurus baru melakukan audit.

Diungkapkan Bendahara KPPC, Agus ‘Abah’ Marcusi, sebelum dirinya menjabat sebagai bendahara, sempat menjadi anggota tim investigasi KPPC, sejak saat itu hasil investagasi sudah mengarah adanya dugaan ‘penyelewengan’ di tubuh koperasi para PNS Pemkab Ciamis itu, namun hasil investigasi terkesan kurang ditindaklanjuti oleh pengurus lama sehingga ‘kebocoran’ berlarut dan dana miliaran rupiah pun menjadi ‘raib’.

Menurut Agus Marcusi yang akrab disapa Abah itu, raibnya dana KPPC diduga digerogoti secara perlahan dari tahun ketahun dengan nilai perbulanya tidak begitu banyak, namun lama kelamaan menjadi keenakan sehingga ketika terjadi pemeriksaan baru terungkap membengkak hingga miliaran rupiah.

Dengan “bangkrut”-nya KPPC, sebagai bendahara, Abah Agus baru-baru ini sempat dipanggil pihak Bank Indonesia (BI) yang sudah mencium kondisi ketidaksehatan KPPC. Dalam pertemuan dengan pihak BI tersebut diungkapkan berbagai hal yang diduga menyebabkan “bangkrut”-nya KPPC.

“Kondisinya KPPC bukan tidak sehat lagi, tapi sudah bangkrut. Itu saya ungkapkan kepada pihak BI termasuk adanya dana macet disejumlah pengurus lama,” katanya kepada ciamiszone, Rabu (07/10/12).

Namun demikian Abah Agus tetap berharap, kondisi KPPC kembali sehat sehingga harus ada uluran tangan pemerintah setempat untuk melakukan upaya penyehatan.

“Sebagai pembina, Pak Bupati mulai merespon dengan masalah KPPC ini, bahkan sudah meminta daftar PNS aktif yang masih mempunyai tunggakan kepada KPPC terutama mereka yang kini menduduki jabatan strategis di Pemkab Ciamis,” katanya seraya berharap dengan turun tangannya Bupati Ciamis sebagai Pembina KPPC, bisa memberikan dorongan kepada anggota agar segera melunasi utang piutangnya.

Berdasarkan keterangan, dana KPPC yang macet disejumlam mantan pengurus diantaranya mantan Ketua KPPC, TH Rp1,136 miliar yang kini masih tersisa Rp500 juta lebih, Wakil Ketua, AS yang tercatat dalam temuan pengawas Rp187 juta, Wakil  Sekretaris, YK nilai Rp158 juta dan selama tiga tahun terakhir belum ada pembayaran.

“Kemacetan lainnya diduga oleh karyawati KPPC senilai Rp1,460 milyar, padahal hasil tim investigasi sebelumnya diketahui Rp3 milyar,” kata Abah Agus.

Salah seorang pengurus lama dan juga seorang pejabat Pemkab Ciamis yang diketahui masih mempunyai tunggakan mengakui, dirinya tidak menyangkal jika KPPC membuka siapa saja anggota yang masih mempunyai tunggakan.

“Memang saya mempunyai tunggakan ke KPPC, tapi saya belum bisa membayar karena uangnya belum ada. Itu saya akui dan itu murni utang pribadi saya dan saya sudah membuat surat pernyataan siap melunasi utang tersebut dengan cara mencicil,” katanya kepada ciamiszone. (cZ-1)*

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com