Home » » Tumirah Butuh Uluran Tangan Dermawan

Tumirah Butuh Uluran Tangan Dermawan

Written By yun ciamis on 04 February 2013 | 6:41 PM

Mbok Takin dan cucunya, warga Patimuan Cilacap ini berharap adanya dermawan yang peduli kepada kondisi cucunya yang membutuhkan kursi roda, keduanya setiap hari meminta belas kasih warga di  Pasar Pangandaran. 

ciamiszone.com :

PANGANDARAN,- Mbok Takin (61), seorang perempuan tua bersama cucunya, Tumirah (19) mengemis di emper toko di kawasan Pasar Pangandaran, keberadaannya banyak menarik perhatian orang yang lewat maupun belanja. Nenek tua itu begitu setia mendampingi cucunya yang tergeletak karena mempunyai cacat pada tulang belakang senjak lahir, hingga banyak yang memberikan sedekah sukarela kepadanya.

Mbok Takin warga Kampung Margasari Rt 21/02 Desa Bulupayung Kec. Patimuan, Kab. Cilacap itu bersama cucunya sengaja datang ke Pangandaran untuk mencari sesuap nasi di emper toko. Tumirah cacat sejak lahir dan kedua orang tuanya telah meninggalkannya pergi entah kemana. Hingga Mbok Takin lah yang selama 19 tahun mengurusi cucunya dengan cara dari hasil mengemis.

“Jangankan biaya untuk berobat, buat makan pun kadang kurang, kedua orang tuanya sama sekali sudah tidak ingat sama anaknya,” kata nenek tua itu kepada ciamiszone, Senin (04/02/13).

Mbok Takin berharap adanya uluran tangan dermawan untuk membeli kursi roda buat cucunya karena selama ini belum pernah ada bantuan dari pihak mana pun juga. Ia berangkat ke Pangandaran dari Patimuan sekitar jam 07.00 dan pulang  jam 15.00.

”Saya berangkat subuh dari rumah bersama cucu menggunakan bus, saya sangat membutuhkan bantuan dermawan,” katanya.

Putri (34) seorang pemilik toko, sangat prihatin melihat Tumirah yang mempunyai cacat fisik sejak lahir itu, hingga dirinya membiarkan mereka mengemis di emper tokonya.

”Kalau siang saya suka memberikan makan buat keduanya karena tidak tega dan kasihan kepada mereka berdua,” kata Putri

Tumirah yang terlahir mengidap penyakit cacat fisik membuat aktivitasnya tidak selincah orang  normal lainnya, gerakannya hanya di tempat tidur, dengan memutar badan dan kepala, kadang-kadang menjerit kalau mau makan atau minum yang dilakukannya dalam posisi terlentang. (Jerry)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com