Home » , » Jendsud Macet, 30 Ribu Peserta Ikuti Helaran

Jendsud Macet, 30 Ribu Peserta Ikuti Helaran

Written By yun ciamis on 27 June 2013 | 2:50 PM

Seni Bebegig dan Buta Daor dari Kec. Sukamantri
ciamiszone.com :
CIAMIS,- Sedikitnya 30 ribu orang mengikuti helaran Hari Jadi Ciamis ke-371 yang dipadukan dengan Pawai Ta’aruf dalam rangka memeriahkan pembukaan MTQ Tingkat Kabupaten Ciamis 2013, Kamis (27/06/13). Tak pelak pelaksanaan helaran tersebut sempat memacetkan jalan protokol Jendreal Sudirman lebih dari satu kilometer.

Kabid Kebudayaan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ka. Ciamis, Drs. Agus Yani, M.Si menuturkan, peserta helaran datang dari seluruh kecamatan di Kab. Ciamis, termasuk 10 kecamatan dari Kab. Pangandaran.

“Peserta dari Kecamatan Cipaku saja tercatat mencapai lima ribu orang, Cijeungjing dan Ciamis masing-masing empat ribu orang, jika ditotalkan dari sebanyak 36 kecamatan jumlahnya mencapai paling sedikit 30 ribu orang,” kata Agus Yani.

Menurut Agus, acara helaran ini sangat ditunggu-tunggu masyarakat karena sudah sekitar lima tahun terakhir tidak digelar, sehingga acara yang sebelumnya akan digelar pada pertengahan Juni bertepatan dengan Hari Jadi Ciamis itu sempat diundur dan baru terlaksana sekarang.

“Cukup wajar jika animo masyarakat dari seluruh kecamatan membludak karena mereka sudah rindu berhelaran untuk memperlihatkan kreatifitas seni budaya daerah masing-masing,” tegas Agus seraya memohon maaf kepada pengguna jalan yang sempat terhadang macet yang cukup panjang.

Dalam helaran tersebut dipilih enam tim berpenampilan terbaik diantaranya tim dari Kec. Sukamantri yang menampilkan Seni Bebegig dan Buta Daor  menduduki rangking tertinggi dengan nilai 525, disusul Kec. Kawali (505), Cipaku (498), Ciamis (485), Cijeungjing (465) dan  Kec. Cihaurbeuti (455).

Dijelaskannya, tim penilai Pawai Ta’aruf mengumpulkan nilai dengan memperhitungkan kriteria kekompakan, penampilan dan kreatifitas.

“Untuk Tim dari Kec. Sukamantri sudah terbiasa menyabet berbagai helaran baik tingkat Jawa Barat maupun Naisonal, sehingga tidak diragukan lagi jika Seni Bebegig yang sempat tampil diberbagai event di Jawa dan Bali itu berhasil mengumpulkan nilai tertinggi,” kata Agus Yani. (Agus)*

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com