Home » » Oknum Guru Lakukan Sodomi

Oknum Guru Lakukan Sodomi

Written By yun ciamis on 16 July 2013 | 5:31 PM

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Seorang oknum guru MI di Kec. Banjarsari, AS (38) diduga melakukan sodomi terhadap Rm (18) warga Kec. Cisaga, Minggu (14/07/13) sekitar pukul 23.00. Akibatnya, AS kini meringkuk di Mapolres Ciamis untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berdasarkan keterangan, korban yang sehari-harinya berkerja sebagai tukang pres batako di daerah Bojong Kec. Cijeungjing itu saat berjalan kaki sepulang bekerja sekira pukul 20.00 didekati oleh AS yang mengendarai motor menawarkan jasa mengantar korban pulang ke kawasan Cisaga dengan.

Korban yang sebelumnya tidak mengenal pelaku pun menerima tawaran AS, bahkan AS sempat berlama-lama mampir di rumah korban yang hanya tinggal bersama neneknya.

Mengetahui, nenek korban sudah terpulas tidur, AS memperlihatkan video porno yang ada di handphone-nya kepada korban, dan saat korban asyik menonton video di hp tiba-tiba AS menyergap korban dan melucuti celana korban lalu menyodominya.

Berdasarkan pengakuan korban, dirinya tidak melakukan perlawanan karena khawatir tersangka memperlakukannya lebih kejam.

“Saya tidak melakukan perlawanan karena saya takut, dia beringas dan saya khawatir tersangka melakukan hal lebih kejam lagi,” katanya kepada ciamiszone di Mapolres Ciamis, Selasa (16/03/13).

Setelah melakukan aksinya, tersangka masih berdiam di rumah korban, namun secara diam-diam korban mendatangi kepala desa setempat dan melaporkan kejadian yang menimpa dirinya. Tersangka pun langsung digiring ke Mapolres Ciamis.

Kepada ciamiszone, AS warga Desa Sindangsari Kec. Banjarsari mengakui,  dirinya menyesali apa yang sudah dilakukannya kepada Rm, apalagi tindakan bejatnya itu tidak direncanakan.

“Saya masih normal, semua yang saya lakukan terhadap korban tadinya beritikad baik menolong mengantarkannya pulang saat dia berjalan kaki sendiri dan saya dalam perjalan pulang dari Tasik menuju  Banjarsari,” katanya.

Namun, pengakuan AS, ketika situasi dalam rumah korban agak gelap dan sepi membuat saya secara tidak sadar melakukan perbuatan bejat tersebut.

“Ini adalah godaan syetan,” tegasnya penuh sesal.

Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP. Sohet membenarkan kejadian tersebut, menurutnya tersangka sudah mengakui segala perbuatannya. Hal itu juga diperkuat dari hasil visum yang jelas-jelas menerangkan dibagian belakang korban terluka.


“Kami akan terus menindajklanjuti kasus ini sesuai proses hukum yang berlaku,” kata Sohet. (Agus)*

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com