Home » , » Pasangan SAJIWA, Paket Ujug-ujug?

Pasangan SAJIWA, Paket Ujug-ujug?

Written By yun ciamis on 23 July 2013 | 9:01 PM

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin dan Jeje Wiradinata merupakan paket ujug-ujug jadi yang tidak jelas mekanisme pemaketannya melalui Partai Golkar, karena sampai saat ini mekanisme yang digunakan Partai Golkar dengan melakukan survey tidak jelas hasilnya.

Demikian diungkapkan Ketua DPD Partai Golkar Ciamis, H. Engkon Komara yang juga Bupati Ciamis itu seraya mengakui, pihaknya sebagai Ketua DPD tidak pernah diajak membangun strategi atau membicarakan pemenangkan paket “Sajiwa” yang diusungnya itu.

“Saya sebagai ketua partai tidak pernah sekali pun diajak berbicara terkait dalam pemenangan ‘Sajiwa’, calon tak pernah sekalipun membicarakan hal itu kepada saya,” kata H. Engkon Komara disela-sela kunjungan ke lokasi bencana banjir di Ciamis, Selasa (23/07/13).

Dengan tidak melibatkan dirinya, Engkon merasa tidak dihargai, diabaikan dan disepelekan, namun semua itu merupakan hak mereka jika tidak melibatkan dirinya.

Selain itu menurut Engkon, untuk pemaketan ‘Sajiwa’ dirinya pun dirinya mengaku tidak pernah diajak, sehingga pemasang calon dari Partai Golkar terkesan ujug-ujug jadi.

Dijelaskannya, ada beberapa aturan yang dilakukan oleh partai dalam pemaketan calon, dalam proses penjaringan calon mendaftar ke partai selanjutnya dilakukan survey, lalu hasil survey nantinya dipadukan menjadi satu paket pasangan, siapa yang lebih unggul untuk menempati calon bupati dan dengan siapa pasangan calon wakil bupatinya nanti.

“Yang terjadi justru ujug-ujug muncul paket Iing-Jeje, disini tatanan juklak dan juknis partai terlihat tidak dipakai, sebagai ketua partai saya tidak tahu hasil surveynya seperti apa, karena dengan tiba-tiba saja muncul dua nama yang harus diusung,” katanya.

Meskipun dirinya dirinya menandatangan surat dukungan paket ‘Sajiwa’ yang disampaikan ke KPU, itu karena ada acaman bahwa partai yang dipimpinnya akan dibekukan dan dirinya akan dipecat dri jabatan Ketua DPD.

"Tanda tangan surat dukungan itu adalah bentuk loyalitas saya ke partai bukan loyalitas pada pasangan calon. Dan saya tidak akan  mempermasalahkan ketidakterlibatan saya dalam Pilkada Ciamis 2013 ini, termasuk jika ada pihak-pihak yang memanfaatkan diri saya, itu hak mereka,” katanya dengan nada tinggi.

Menyinggung ancaman sanksi yang akan diberikan oleh partai terhadap dirinya sebagaimana diungkapkan Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah Jabar X (Ciamis-Banjar-Kuningan) dari Partai Golkar, Drs. Agun Gunandjar Sudarsa, dirinya siap melakukan diskusi untuk menjelaskan alasan-alasan ketidakloyalannya kepada pasangan yang diusung Partai Golkar. (cZ-01)**
Share this article :

1 komentar:

  1. keun lah nu milihna rakyat iyeuh ngan mudah'an marilihna ku hati nurani,anu salila iyeu kab.ciamis ku rarasaan kuring asa lamban tina pangwangunanana duka satukangeun eta aya naon,da bubuhan rakyat ciamis mah kalebet balalageur jadi pangawasa teh mani tibra kajongjonan.

    ReplyDelete



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com