Home » » Alat Peraga BUMI Dibabat Habis, Panwas Diskriminatif?

Alat Peraga BUMI Dibabat Habis, Panwas Diskriminatif?

Written By yun ciamis on 07 September 2013 | 2:07 PM

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Penertiban alat peraga Pilkada Ciamis oleh tim gabungan Panwas, Satpol PP, DPPKAD dan Dinas Cipatakarya diduga diskriminatif menyusul masih adanya sejumlah alat peraga yang tidak ditertibkan padahal menyalahi aturan, sementara seluruh alat peraga pasangan Nomor Urut 3 “BUMI” (Budi Kurnia dan Hj. Mita Permatasari) dibabat habis.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Tim Kampanye Gabungan Pasangan BUMI, Ahmad Irfan Alawi kepada ciamiszone, Sabtu (07/09/13) siang di Kantor Panwaslu Kab. Ciamis.

“Kami sengaja datang ke Kantor Panwaslu untuk mengkonfirmasi dan mempertanyakan maksud Panwas menyisakan sejumlah alat peraga pasangan lainnya yang tidak ditertibkan, tapi sayang tidak ada seorang pun anggota Panwas di kantornya sendiri,” kata Irfan Alawi yang datang didampingi Sekretaris Tim Gab. BUMI, Andang Irfan Sahara.

Pada dasarnya, menurut Irfan, pihaknya sepakat dengan penertiban alat peraga tapi harus menyeluruh dan tidak pandang bulu dan jangan berdasarkan atas pesanan pihak tertentu.

“Kami sepakat dilakukannya penertiban untuk keindahan kawasan dan kenyaman warga, tapi harus dilakukan secara menyeluruh tanpa ada perlakukan diskriminatif. Masa ada alat peraga salah satu paslon tidak jauh di depan kantor Panwas saja tidak ditertibkan, ada apa ini?” katanya.

Menurut Irfan, Panwas bagaikan “wasit” dalam ajang Pilkada Ciamis ini tapi jangan sampai ikut bermain, apalagi mendukung salah satu pasangan.

Irfan juga mempertanyakan baliho Panwaslu berukuran besar yang dipasang disejumlah titik yang jelas-jelas menghalangi lahan untuk pemasangan alat peraga paslon.

“Saya tidak mengerti apa maksud Panwaslu memasang baliho terebut sehingga menyita lahan untuk pemasangan baliho paslon,” tegasnya.

Menurut Irfan, dalam melakukan penertiban jangan sampai malakukan tindakan yang justru menimbulkan ketidaktertiban. Niat melakukan, penertiban pelanggaran tapi dirinya sendiri melakukan pelanggaran.

Selain itu, Irfan juga menghimbau kepada Satpol PP, jangan bekerja berdasarkan pesanan, sebagai penegak perda seharusnya tegas dalam melaksanakan tugas.


“Sebagai penegak Perda, Satpol PP seharusnya tegas, mana yang melanggar mana yang tidak, jangan bergerak berdasarkan pesanan,” katanya. (cZ-01)*

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com