Home » » Berkah Tolak Tanda Tangani Deklarasi Damai

Berkah Tolak Tanda Tangani Deklarasi Damai

Written By yun ciamis on 05 September 2013 | 6:36 PM

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Ciamis Nomor Urut 2, Bagus Arief Wiwaha dan Akasah (Berkah) yang diusung Partai Demokrat menolak isi Deklarasi Damai yang digelar KPU Kab. Ciamis, Kamis (05/09/13) di Alun-alun Ciamis.

Penolakan tersebut dibuktikan dengan tidak ditandatanganinya kesepakatan deklarasi damai yang terdiri dari sembilan poin tersebut, sementara paslon lainnya bergantian membubuhkan tandatangan dilanjutkan oleh Bupati Ciamis, Kapolres, Dandim, Kejaksaan, Ketua KPU dan Ketua Panwaslu.

Cabup Berkah No. Urut 2, Bagus Arif Wiwaha sebelum mengikuti pawai keliling Kota Ciamis kepada wartawan mengakui, tidak ditandatanganinya Deklarasi Damai tersebut, karena isi poin nomor 7 sudah menghalangi hak warga negara, karena sangat jelas tercantum untuk tidak menyelesaikan perselisihan hasil perhitungan suara di Mahkamah Konstitusi.

“Kami tidak sepakat dengan point nomor tujuh itu, masa jika terjadi perselisihan hasil suara kami tidak boleh menyelesaikannya ke MK, padahal itu kan hak warga negara. Dan saya baru tahu jika poin tujuh bunyinya seperti itu,” kata Bagus.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Kab. Ciamis, Kikim Tarkim mengakui, pihaknya tidak mempermasalahkan ditandatangani atau tidaknya Deklarasi Damai oleh paslon no 2, karena itu merupakan hak mereka untuk melakukannya.

“Semua isi deklarasi sebanyak sembilan poin itu hasil musyawarah seluruh tim paslon, kami hanya menuangkannya dalam Deklarasi Damai untuk ditandatangani oleh semua pihak yang berwenang, mulai paslon, KPU, Panwaslu sampai ke pemerintah setempat dan aparatur keamanan,” kata Kikim.

Dijelaskan Kikim, karena konsep isi sembilan poin Deklarasi Damai itu merupakan hasil musyawarah seluruh tim termasuk tim dari paslon no urut 2, bisa dipastikan paslon sudah mengetahui konsep awal dari timnya masing-masing.

“Buktinya, paslon lain tidak mempermasalahkan hal ini, karena hasil musyawarah pasti langsung disampaikan ke masing-masing paslonnya,” kata Kikim seraya menegaskan, dalam poin nomor 7 tidak ada hak yang dilanggar, karena tidak menutup kemungkinan jika terjadi perselisihan dan tidak selesai dengan musyawarah mufakat akan berkahir di MK.

“Berdasarkan pengalaman, bukan hanya di Ciamis, poin nomor tujuh itu juga tercamtum pada Deklarasi Damai di hampir setiap Pilkada di sejumlah daerah,” katanya.


Berikut Isi Deklarasi Damai poin nomor 7: “Menerima dengan ikllas kekalahan dan mengakui kemenangan yang sah pasangan lain dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2013 sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dan bersepakat untuk tidak menyelesaikan perselisihan hasil perhitungan suara di Mahkamah Konstitusi tapi melalui musyawarah mufakat. (cZ-01)*

Share this article :

1 komentar:

  1. https://www.facebook.com/Berkah.Calon.Bupati.Ciamis
    Untuk menjadi Bupati yang baik haruslah cara mencapainya dengan cara cara yang baik. Ingin Bupati baik pilihlah dengan cara cara yang baik. Untuk menjadi Petugas Amanah mulia mencari pemimpin yang baik haruslah perlihatkan tidak ada keberpihakan kesiapapun calon tetapi berpihak inginkan pemimpin yang paling layak memimpin Ciamis. KPUD pasti dimuliakan Allah.

    ReplyDelete



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com