Home » , » Raflesia Akan Diganti Jadi Taman Wastu Kancana ?

Raflesia Akan Diganti Jadi Taman Wastu Kancana ?

Written By yun ciamis on 29 October 2013 | 4:03 PM

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Dalam waktu dekat nama Taman Raflesia sebagai ikon taman kota di Ciamis akan diusulkan diganti menjadi Taman Wastu Kancana atau Taman Surawisesa, hal itu menyusul terbentuknya DOB Pangandaran yang merupakan tempat tumbuhnya tanaman Bunga Raflesia.

“Nama Raflesia sudah tidak mewakili lagi Ciamis karena tanaman tersebut tumbuh di Pangandaran dan kini Pangandaran sudah menjadi kabupaten dan terpisah dengan Ciamis,” kata Kabid Kebudayaan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kab. Ciamis, Drs. Agus Yani, M.Si kepada ciamiszone, Selasa (29/10/13).

Menurut Agus, pihaknya sudah lama mewacanakan pergantian nama Taman Raflesia tersebut namun baru dibahas secara intern Disbudpar dan belum diusulkan kepada pimpinan.

“Wacana ini sudah lama kami kaji secara internal di Disbudpar, namun belum diusulkan menjadi konsep. Wacana ini terinspirasi setelah terbentuknya DOB Pangandaran karena Raflesia merupakan bunga langka yang ada di Pangandaran,” kata Agus Yani.

Dijelaskannya, ada dua pilihan yang diwacanakan sebagai pengganti nama Taman Raflesia, diantaranya Taman Wastu Kancana atau Taman Surawisesa.

Wastu Kancana adalah Raja Sunda Galuh yang berpusat di Kawali, sementara Surawisesa adalah nama keraton dimana Raja Sunda Galuh bertahta.

Ditambahkannya, jika pergantian nama taman tersebut direalisasikan, maka ikon taman pun akan diganti menjadi replika Mahkota Binokasih dengan penyangga replika enam buah Prasasti Batu Tulis Kawali.


Dijelasknnya, Mahkota Binokasih adalah mahkota yang dipakai oleh Prabu Niskala Wastu Kancana dengan nama Mahkuta Sanghyang Pake Binokasih dibuat antara tahun 1357-1317 abad ke-14 Masehi oleh pamannya Wastu Kencana yaitu Bunisora Suradipati untuk mepersiapkan penobatan Raja Sunda Galuh Prabu Niskala Wastu Kancana yang saat itu berusia 12 tahun.

Sementara Batu Tulis merupakan prasasti falsafah hidup pada kerajaan Sunda Galuh yang dibuat Raja Sunda Galuh Prabu Niskala Wastu Kancana yang berkuasa di Kota Kawali, yang salah satu isinya kini menjadi moto juang Kab. Ciamis yaitu “Mahayunan Ayuna Kadatuan”.

Keberadaan Mahkota Raja “Binokasih” tersebut yang aslinya kini berada di Museum Geusan Ulun Sumedang, karena saat itu berdasarkan sejarah mahkota raja “Binokasih” dititipkan ke Prabu Geusan Ulun sebagai Raja Sumedanglarang yang saat itu dianggap mampu melanjutkan Kerajaan Pajajaran.


Sebelumnya, Binokasih dipakai selama 104 tahun oleh Prabu Niskala Wastu Kancana yang berkuasa di Kawali, sebeluj dititipkan di Sumedang sempat dipakai oleh Sribaduga Maharaja Ratu Haji atau Sri Sang Ratu Dewata yang dikenal dengan nama Prabu Siliwangi. (cZ-01)*

Share this article :

2 komentar:



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com