Home » , » Disbudpar Akan Museumkan Benda Peninggalan Sejarah

Disbudpar Akan Museumkan Benda Peninggalan Sejarah

Written By yun ciamis on 17 November 2013 | 11:51 AM

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Penemuan benda-benda bersejarah di wilayah Kabupaten Ciamis akan segera dilakukan pendataan untuk selanjutnya dimuseumkan sebagai aset wisata sejarah.

Demikian diungkapkan Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kab. Ciamis, Drs. Agus Yani, M.Si kepada ciamiszone,  Minggu (17/11/13).

Menurut Agus Yani, beberapa waktu lalu Tim Peneliti Balai Arkeolog Jawa Barat, Pusat Arkeologi Nasional dan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran datang untuk meneliti daerah-daerah di wilayah Kab. Ciamis yang berpotensi adanya benda-benda peninggalan sejarah. Dan disimpulkan untuk dilakukan pendataan atas semua penemuan benda bersejarah di Kab. Ciamis.

Agus Yani juga menilai, kedatangan Tim Arkeolog ini memberikan sinyal bahwa di Ciamis sangat berpotensi terhadap benda-benda peninggalan sejarah baik pada jaman purbakala, jaman kerajaan maupun kolonial.

”Kemungkinan besar nantinya akan banyak benda-benda peningalan yang ditemukan, itu semua merupakan benda cagar budaya yang harus dilestarikan dan bisa dijadikan aset wisata sejarah maka dari itu perlu adanya pendataan,” jelasnya.

Setelah dilakukan pendataan, tindakan selanjutnya akan dibangun museum sebagai tempat menyimpan benda bersejarah sehingga seluruhnya bisa tersimpan aman di satu tempat.

“Baik miniatur maupun aslinya bisa tersimpan di museum, sehingga para pelajar Ciamis bahkan luar Ciamis sekalipun nantinya bisa belajar sejarah Ciamis di satu tempat juga,” tegas Agus Yani seraya meyakini gedung museum tersebut bisa dijadikan sebagai salah satu tempat kunjungan wisata seperti saat ini Ciamis memiliki beberapa museum diantaranya, Museum Galuh Ciamis tempat menyimpan peninggalan sejarah Galuh Imbanagara dan Museum Tambaksari menyimpan fosil binatang pada zaman purbakala.


“Kami sudah berencana akan membangun satu museum lagi bekerjasama dengan pihak Jambansari yang memiliki lahan, namun tanahnya itu harus milik pemerintah daerah  terlebih dahulu. Tahun 2014 pihak Disbudpar baru akan menyusun perencanaannya dan untuk realisasinya akan diajukan baik ke pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” ungkapnya. ***

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com