Home » » Ds Cabuli Keponakan, Diancam 15 Tahun Penjara

Ds Cabuli Keponakan, Diancam 15 Tahun Penjara

Written By yun ciamis on 06 November 2013 | 4:36 PM

ciamiszone.com :
CIAMIS,-  Sat Reskrim Polres Ciamis, mengamankan Ds (39) warga Dsn. Banjaransari, Desa Selacai, Kec. Cipaku Kab. Ciamis yang diduga melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur, sebut saja Bunga (10) yang juga masih keponankannya. Akibat perbuatannya itu, Ds diancam hukuman 15 tahun penjara.

Kasat Reskrim Polres Ciamis melalui Kanit PPA, Aiptu Aan Rohyandi mengatakan, Ds melakukan aksi bejadnya itu pada Kamis (04/07/13) dan baru dilaporkan oleh orang tua korban, Rukman (40) pada Jum’at (11/10/13).

Berdasarkan laporan tersebut, pihak Polsek Cipaku baru menangkap tersangka di rumahnya, Sabtu (26/10/13) dan melimpahkan kasus tersebut ke Mapolres, Selasa (05/11/13).

Kanit PPA, menjelaskan tersngka menlakukan aksinya dua kali di dua tempat berbeda, sehingga ada dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam kasus ini, pertama disalah satu ruang kelas di sekolah madrasah dan dilakukan di rumah tersangka, Ds.

“Modusnya, pelaku membujuk korban dengan menawarkan coklat, setelah melakukan aksi bejadnya pelaku memberikan uang pertama Rp 3 ribu dan kedua Rp 5 ribu,” katanya.

Tersangka yang sudah berumahtangga selama 12 tahun dan belum mempunyai anak itu, sesekali berprofesi sebagai guru ngaji pengganti, saat sang ustad berhalangan.

Tersangka Ds kepada ciamiszone di ruang PPA Sat Reskrim Polres Ciamis, Rabu (06/11/13) mengakui, dirinya hilap melakukan aksi pencabulan terhadap keponakannya sendiri itu karena tidak tahan melawan nafsu.

“Saya menyesal, saya punya istri, tapi istri saya jarang memberikan kebutuhan seksual. Saya berjanji tidak akan mengulangi hal ini,” katanya tertunduk.

Ds juga mengakui, dirinya bukan ustad, namun dia sekali-kali disuruh ustad untuk mengajar ngaaji kepada anak-anak, termasuk kepada korban.

“Sebetulnya saya tidak bisa ngaji yang benar, tapi saya sering disuruh Pak Ustad ketika Pak Ustadnya berhalangan,” katanya.

Dengan kejadian tersebut, Ds yang kini masih dalam proses pemeriksaan di Mapolres Ciamis itu dijerat Undang-undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, pasal 81 dan 82 dangan ancaman 15 tahun penjara. (Agus)*

Share this article :

1 komentar:



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com