Home » » Selama 2013, Kejari Selesaikan 6 Perkara Tipikor

Selama 2013, Kejari Selesaikan 6 Perkara Tipikor

Written By yun ciamis on 09 December 2013 | 4:59 PM

ciamiszone.com :

CIAMIS,- Selama satu tahun, terhitung Januari sampai awal Desember 2013 sebanyak enam perkara tindak pidana korupsi (tipikor) diselesaikan sampai tuntutan oleh Kejari Ciamis. Dari enam perkara terebut semuanya sudah diputus inkracht atau putusan berkekuatan hukum tetap.

Hal itu diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ciamis, Drs. Joko Purwanto, SH kepada ciamiszone di ruang kerjanya, Senin (09/12/13) menyusul tuntutan mahasiswa yang mengatasnamakan Forum Mahasiswa Ciamis Bersatu (Format)  agar Kejari menuntaskan berbagai kasus tipikor di Ciamis tanpa ada kesan dipetieskan atau tarik ulur dengan kepentingan politik.

Menurut Kajari, enam perkara tersebut diantaranya kasus dana bantuan pengusah tambak udang dan pembenihan udang (hatchery) untuk korban Tsunami Pangandaran, KUR dan Raskin.

“Keanam perkara sudah diputus secara inkracht, tapi tiga menerima tanpa melakukan upaya hukum banding dan tiga lagi banding,” kata Joko.

Dijelaskannya, seperti DH dalam perkara hatchery divonis satu tahun penjara dan denda. Meskipun DH adalah mantan pejabat di Ciamis, terakhir sebagai Staf Ahli tapi bukan menjadi halangan bagi Kejaksaan untuk melakukan penegakan hukum.

“Kasus ini sudah berlanjut sejak lima tahun lalu dan kami terus bergerak hingga sampai di Pengadilan Tipikor. Jadi masalah waktu tidak bisa menjamin, ada yang cepat ada yang lama, tergantung dalam proses penanganan perkaranya terkait pembuktian,” kata Joko.

Contoh lainnya, menurut Joko dalam perkara KUR, jaksa bergerak hanya dalam lima bulan dan kini sudah inkracht diputus pengadilan Tipikor.

Diakui Joko, Kejari masih mempunyai dua perkara yang belum selesai yaitu kasus Unigal yang melibatkan dua orang tersangka.

“Surat perintahnya baru turun Agustus lalu, dan sekkarang sedang kami kerjakan,” katanya.

Menurut Joko, dari enam perkara tersebut pihaknya baru bisa mengembalikan uang kepada negara  Rp200 juta, namun ada sejumlah barang bukti yang disita yang nilainya bisa mencapai Rp4 miliar.

“Setelah tuntas semua, nanti akan dilakukan lelang terhadap barang bukti yang disita. Nilainya cukup besar mencapai Rp4 miliar,” tegasnya. (cZ-01)*


Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com