Home » , » Tolak Pabrik Semen, Massa Blokir Jalan

Tolak Pabrik Semen, Massa Blokir Jalan

Written By yun ciamis on 12 December 2013 | 9:04 PM

ciamiszone.com :
PANGANDARAN,- Ratusan massa dari tiga desa (Karangmulya, Kedungwuluh dan Pasirgeulis) Kec. Padaherang turun ke jalan melakukan aksi penolakan rencana pembangunan pabrik semen sekaligus menolak pengambilan bahan baku semen di wilayah Kec. Padaherang, dalam aksinya mereka sempat memblokir Jalan Raya Padaherang yang merupakan akses menuju Obyek Wisata Pangandaran, Kamis (12/12/13).

Pemblokiran jalan yang dimulai sekira pukul 11.00 itu tidak berlangsung lama, namun tetap saja akses di jalan nasional tersebut terganggu dan sempat menimbulkan kemacetan, bahkan jalur sempat diantisipasi dengan buka tutup, apalagi massa sempat melakukan pembakaran ban di tengah jalan. Namun aksi massa tersebut hanya berlangsung sampai pukul 13.00 dan mereka membubarkan diri.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan dan mencegah aksi semakin meluas, Polres Ciamis menurunkan 70 personelnya yang dibantu 30 personel dari Polsek Padaherang, Banjarsari dan Kalipucang. Selain itu diturunkan juga anggota TNI dari Koramil setempat.

Kapolres Ciamis, AKBP Witnu Urip Laksana yang memimpin langsung pengamanan jalannya aksi, menyarankan agar dari pihak pelaksana bisa mencari solusi terbaik dan mendengar aspirasi warga.

“Pihak pelaksana lebih baik memikirkan aspek legalitas dan aspek sosial masyarakat di wilayah itu,” katanya.

Awalnya massa aksi berkumpul di kawasan Pangkalan Ojeg Sopla di Dusun/Desa Karangmulya lalu mereka bergerak ke depan Kantor Desa Karangmulya dan melakukan orasi penolakan rencana pembangunan pabrik semen.

Selain berorasi, massa yang memblokir jalan tersebut juga mebentangkan sejumlah poster dengan tuntutan penolakan rencana pembangunan pabrik semen, bahkan dalam poster yang diusungnya mereka menuliskan “Karangmulya Tidak Dijual”, “Jangan Usik Peradaban Kami Jika Anda Manusia yang Beradab”, “Sekali Menolak Tetap Menolak”.

Berdasarkan keterangan di lapangan, pembangunan pabrik semen tersebut baru rencana dan sedang disosialisasikan oleh pihak-pihak terkait kepada masyarakat Kec. Padaherang, namun dari 14 desa hanya warga dari tiga desa yang melakukan aksi penolakan.

Mereka menolak karena khawatir terhadap dampaknya terhadap kerusakan lingkungan sehingga akan eghilangkan mata air untuk warga setempat akibat dibangunnya pabrik semen, apalagi bahan bakunya juga diambil dari kawasan tersebut.


Mereka mendesak Pemkab Pangandaran agar membatalkan rencana pembangunan pabrik semen tersebut, karena tidak sesuai dengan tata ruang kota. (cZ-01)*

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com