Home » » Wabup Ciamis Tantang Program BPJS

Wabup Ciamis Tantang Program BPJS

Written By yun ciamis on 19 December 2013 | 11:43 AM


ciamiszone.com :

CIAMIS,- Mulai digulirkannya program pemerintah yang mengganti Asuransi Kesehatan (Askes) menjadi Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) terhitung 1 Januari 2014 memberikan angin segar kepada Wakil Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin untuk mendukung program tersebut, bahkan pihaknya “menantang” kesiapan BPJS untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Tatar Galuh.

“Ciamis siap mendukung BPJS dengan kepedulian semua pihak, tapi BPJS sendiri siap tidak untuk memberikan pelayanannya kepada masyarakat Ciamis,” kata Wabup usai membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Aula Bapeda Ciamis, Kamis (19/12/13).

Dijelaskannya, untuk PNS dan TNI/Polri sudah secara otomatis terjadi peralihan dari Askes ke BPJS, tapi untuk masyarakat miskin belum ada kepastian, sehingga Ciamis kedepan akan berupaya menghimbau seluruh pejabat mulai Bupati sampai Kades agar memberikan bantuan mendaftarkan orang yang dianggapnya layak didaftarkan ke BPJS.

“Kenapa tidak Bupati menanggulangi 50 orang, Wabup 25 orang, camat bisa 5 orang dan setiap kades bertanggungjawab untuk dua orang yang masing-masing kategori kelas III saja hanya Rp240 ribu per tahunnya ada juga yang sampai Rp400 ribu, ya sesuai kemampuannya,” kata Wabup.

Menurut Wabup, dengan cara seperti itu, semua pihak ikut andil dalam menurunkan angka kemiskinan di Ciamis sehingga secara bertahap akan terus menurun. Apalagi APBD juga sudah menyiapkan anggaran untuk Jamkesda, Jamkesmas dan Raskin.

“Saya yakin program BPJS dilakukan secara online sehingga tidak akan ada tumpang tindih data. Untuk menurunkan tingkat kemiskinan juga akan dibentuk Unit Pelayanan Kemiskinan, sehingga akan terdeteksi berapa angka kemiskinan yang pasti sesuai by name by address-nya,” tegas Wabup.

Diakuinya, sampai saat ini dirinya tidak bisa menjelaskan berapa jumlah kemiskinan di Kab. Ciamis, namun yang jelas terjadi penurunan tingkat kesmikinan dibanding tahun sebelumnya.

“Hasil pantauan langsung saya di lapangan ada penurunan tingkat kemiskinan, namun tidak bisa mengungapkan berapa orang secara pasti karena harus ada tim khusus yang secara langsung mencatat angka tersebut. Insya Alloh dengan dibentuknya Unit Pelayanan Kemskinan akan muncul angka yang pasti,” tegasnya. (cZ-01)*

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com