Home » » Ada Virus Misterius, Disnak Kirim Sample Darah ke Dua Lab

Ada Virus Misterius, Disnak Kirim Sample Darah ke Dua Lab

Written By yun ciamis on 23 January 2014 | 3:49 PM

ciamiszone.com :

CIAMIS,- Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Ciamis sudah mengirimkan sample darah ayam yang mati tanpa diketahui penyebabnya, sample yang dikirim ke dua lababoratorium  di Lembang Bandung dan di Subang itu diharapkan segera bisa terdeteksi virus atau penyakit apa yang menyebabkan kematian ratusan ekor ayam milik seorang pengusaha di Desa Muktisari Kec. Cipaku dalam bulan Januari 2014 ini.

Hal itu diungkapkan Kadis Peternakan dan Perikanan Kab. Ciamis, Drs. H. Wasdi Idjudin, M.Si kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (23/01).

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk memastikan virus mesterius apa yang menyerang ratusan ayam ras petelur selama Januari 2014 ini yang secara bertahap mulai tanggal 5 terus berjatuhan hingga jumlahnya mencapai ratusan ekor dalam bulan Januari ini.

“Setelah tim kami melakukan peninjauan ke lapangan, pihaknya langsung mengirimkan sample ke Lembang dan Subang untui mencari solusi penanganannya,” kata Wasdi.

Karena dari hasil pengecekan, kata Wasdi, tidak ada tanda-tanda ayam terkena penyakit tetelo atau pun gumboro, hal ini menyulitkan tim untuk menyimpulkan penyakit jenis apa yang menyerang ayam petelur tersebut.

Untuk mencegah ternak ayam terkena penyakit, pihaknya hanya bisa menghimbau kepada para peternak agar lebih meningkatkan kebersihan dan meningkatkan pemberian vaksin yang sebelumnya dilakukan dua minggu sekali disarankan agar satu minggu sekali.

Selain itu pihaknya juga menghimbau peternak, jangan menjadikan bangkai ayam yang sudah dibakar menjadi pakan ikan, tapi setelah dibakar harus dikubur.

“Jika dijadikan pakan ikan, meskipun sudah dibakar tapi dalaman ayam tidak terbakar semua dikhawatirkan virusnya menyebar melalui lingkungan kolam tersebut, jadi lebih aman dikubur saja,” katanya.

Seperti diketahui, memasuki tahun 2014 ini terhitung tanggal 5 Januari ratusan ayam ras milik seorang pengusaha di Desa Miktisari Kec. Cipaku secara bertahap hampir setiap hari mati terkena panyakit yang tidak diketahui jenis virusnya. Namun sayang, pihak Dinas Peternakan baru mendapat laporan setelah jumlah kematian mencapai ratusan ekor hingga langsung melakukan peninjauan ke lapangan. (cZ-01)*
 
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com