Home » » Ciamis Harus Siap Hadapi Tantangan AEC

Ciamis Harus Siap Hadapi Tantangan AEC

Written By yun ciamis on 13 March 2014 | 1:00 PM

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Kabupaten Ciamis banyak mengalami kemajuan, walaupun masih banyak pula persoalan pembangunan yang belum dapat diselesaikan secara tuntas. Tantangan pembangunan untuk tahun 2015 diprediksi akan semakin berat dan komplek mengingat isu perubahan iklim global yang akan berdampak terhadap kejadian bencana alam dan terganggunya ketahanan pangan.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin dalam acara Musrenbang Kab. Ciamis Tahun 2014 untuk menyusun RKPD Tahun 2015 di Islamic Centre Ciamis, Kamis (13/03/14).

Menurut Wabup, tantangan Kab. Ciamis kedepan harus siap menghadapi persaingan untuk meraih peluang memasuki bentuk integrasi ekonomi asean yang dikenal dengan Asean Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang dimulai pada 2015.

“Dengan modal hasil evaluasi sementara terhadap capaian indikator makro pembangunan dan melalui tahapan Musrenbang dengan berbagai masukan dan saran-sarannya diharapkan mampu menyempurnakan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD)  sehingga dapat menjadi rencana program dan kegiatan prioritas dan strategis untuk dilaksanakan dan mampu memberikan kontribusi  terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Tatar Galuh secara keseluruhan,” katanya.

Pada akhirnya, Kab. Ciamis diharapkan mampu menghadapi persaingan global dan meraih peluang memasuki bentuk integrasi ekonomi asean pada 2015 mendatang.

Sebagai modal untuk bersaing di tahun 2015 antara lain, meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM) 2013 menjadi 73,01 poin dari 72,97 poin pada 2012.

Begitu juga dengan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) 2013 yang masih terkendali dari 0,43% pada 2012 menjadi 0,47%, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE)  pada 2012 4,99% dan pada 2013 meningkat menjadi 5,01%.

Sementara total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada 2013 mencapai Rp24,2 trilyun hal ini mengalami peningkatan sebesar 14,48% dibandingkan tahun 2012 sebesar Rp21,1 trilyun. Sedangkan PDRB per kapita pada 2013 mengalami peningkatan dari Rp13,55 juta per kapita per tahun pada 2012 menjadi Rp15,47 juta per kapita per tahun pada 2013. Dan jumlah penduduk miskin menurun dari 9,61% menjadi 9,4%.

Wabup juga mengungkapkan ada beberapa persoalan yang sangat strategis dan masih memerlukan bahan pemikiran bersama antara lain bidang pendidikan, kesehatan, perekonomian, infrastruktur, kesejahteraan sosial, pemerintahan, lingkungan hidup dan penanggulangan bencana serta bidang keuangan daerah.


Berdasarkan hasil analisis, kondisi dan potensi daerah, permasalahan tantangan yang ada, menurut Wabup, kebijakan pembangunan daerah Kab. Ciamis tahun 2015 akan diarahkan untuk mendukung pemantapan pengembangan hasil pembangunan dalam rangka pencapaian daya saing untuk mewujudkan kemandirian masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam RPJPD tahap ketiga tahun  2014-2019 serta penanganan persoalan yang sangat mendesak dan belum tuntas pada tahun sebelumnya. (cZ-01)**
Share this article :

1 komentar:

  1. tingkatkan mutu pendidikan ciamis pak,hasilnya lihat kota tasik....

    ReplyDelete



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com