Home » » Hari Bhakti Rimbawan, “Ingat Tanam, Jangan Ingat Nebang”

Hari Bhakti Rimbawan, “Ingat Tanam, Jangan Ingat Nebang”

Written By yun ciamis on 18 March 2014 | 11:32 AM

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Untuk menjaga kelestarian hutan dan terus mengembangkan lingkungan terutama di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) harus ingat tanam tapi jangan ingat kapan kita akan menebang. Itu merupakan prinsip di Kab. Ciamis.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin seraya menegaskan, “Jika hari ini kita menanam, jangan ingat kapan kita akan menebang,” katanya usai upacara Hari Bhakti Rimbawan Ke-31 Tahun 2014 Tingkat Kab. Ciamis yang dipusatkan di RTH Cigembor, Kec. Ciamis, Selasa (18/03/14).

Sebelumnya dalam sambutan Menteri Kehutanan yang dibacakan Wabub, dutegaskan, sumberdaya hutan harus diurus, dikelola, diusahakan, dikonservasi, dilindungi, direboisasi dan dihijaukan secara berkelanjutan untuk mewujudkan pengelolaan hutan lestari dan memakmurkan rakyat.

Untuk peningkatan soliditas rimbawan menuju kehutanan baru, pengembanga kehutanan diarahkan kependekatan ekosentris yang menyeimbangkan manusia sebagai bagian dari mata rantai diantarnya air, tanah, flora dan fauna.

Menurut Wabup, kita harus terbiasa tidak mengganggu hutan, jadi biarkan saja, karena hutan yang dibiarkan saja tumbuh dan bisa lestari apalagi RTH atau lingkungan kehutanan yang jelas-jelas dikelola dan diawasi serta dibiayai, tentunya harus lebih lestari.

“Dengan menanam dan memelihara, merupakan bantuk usaha dalam mengupayakan bumi terhindar dari kehancuran. Dan harus menjadi inspirasi dan inovasi para rimbawan terus bekerja,” kata Wabup usai menanam pohon di area RTH.

Sementara Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Ir. Nana Supriatna menjelaskan, Hari Bhakti Rimbawan ditandai dengan penanaman pohon bersama sebanyak 160 pohon yang terdiri dari 25 jenis kayu-kayuan.

“Kegiatan juga dilanjutkan dengan penaman pohon disepanjang Jalan RAA Kusumahsubrata dan berbagai kegiatan olahraga di Aula Dishutbun,” katanya.

Menurut Ir. Nana, peringatan Hari Bhakti Rimbawan hendaknya menjadi momentum penting dan strategis bagi upaya pembinaan rimbawan. Selain itu juga sebagai wahana kontemplasi untuk mengukur sejauh mana upaya yang dilaksanakan dan hasilnya guna mewujudkan pengelolaan hutan lestari dan masyarakat sejahtera.


“Rimbawan agar tetap eksis menjaga lingkungan Kab. Ciamis agar lestari dan menjadi hijau, khususnya daerah hulu yang memiliki erosi relatif tinggi sebagai penyebab banjir dan longsor. Karena hilangnya hutan akan menjadi penyebab debit air menurun dan ancaman pemanasan global. Sehingga seluruh rimbawan dan masyarakat Ciamis agar mencegah terjadinya global warming, dengan mananam dan memelihara pohon yang ditindaklanjuti dengan perawatan,” tegasnya. (cZ-01)**
Share this article :

1 komentar:



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com