Home » , » Wayang Ajen Siap Hibur Massa Ciamis

Wayang Ajen Siap Hibur Massa Ciamis

Written By yun ciamis on 20 March 2014 | 4:08 PM

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Masyarakat Tatar Galuh hampir setiap tahunnya terbiasa dihibur oleh pagelaran Wayang Golek Giri Harja III Bandung pimpinan Asep Sunandar Sunarya dalam acara puncak Hari Jadi Kabupaten Ciamis, namun tidak ada salahnya jika tahun ini disuguhi seni budaya lokal, Wayang Ajen yang dalang sekaligus penciptanya juga orang Ciamis.

“Jika ada kebijakan atau pun keinginan dari Pemkab Ciamis, khususnya dari Bupati Ciamis, saya sudah siap untuk menghibur masyarakat Tatar Galuh, saya sudah idamkan ingin sekali tampil di kawasan Taman Raflesia mempertontonkan kesenian budaya lokal Ciamis yang saya ciptakan sendiri,” kata Dalang Wayang Ajen, Wawan “Ajen” Gunawan usai memberikan materi dalam sosialisasi Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Daerah di Lingkup Disdikbud Ciamis, Kamis (20/03/14) di Padepokan Seni Rengganis Ciamis.

Diakui Wawan, pihaknya pernah mengajukan permohonan kepada Pemkab Ciamis untuk ikut andil dalam menghibur masyarakat Ciamis saat merayakan Hari Jadi yang jatuh pada setiap 12 Juni namun sampai saat ini belum terealisasi, mungkin karena tidak adanya komunikasi yang aktif dengan pihak pemerintah setempat.

Sebagai pelaku seni budaya kelahiran Cimungcang Kec. Panumbangan yang sudah 14 tahun menggeluti Wayang Ajen, pihaknya berharap bisa tampil memperkenalkan seni budaya lokal tersebut yang selama ini sering tampil diluar Ciamis, termasuk disejumlah tempat di luar negeri.

Pegawai Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang kini sedang melanjutkan studi Pascasarjana Program Doktor di Fakultas Ilmu Budaya Unpad Bandung itu menjelaskan, dalam pagelaran Wayang Ajen selalu ada inovasi yang kreatif bagaimana mengemas pagelaran hingga bisa menarik dari yang tadinya dianggap tidak menarik, hal ini harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi termasuk pada perkembangan zaman dengan konsep yang tidak meninggalkan jati diri.

“Pagelaran bisa dikemas dengan konsep modern, yaitu mendesain wayang dengan tampilan yang bagus dan menarik, tidak itu saja bahasa pun harus diperhatikan dengan mengedepankan etika yang santun, ini semua ada di Wayang Ajen. Tidak itu saja, seni tari, baca puisi dan seni budaya lainnya dengan muatan lokal bisa tampil dengan melibatkan banyak pelaku seni budaya,” katanya.

Menurut Wawan, budaya sunda itu sangat inovatif karena selain selalu menjunjung kearifan lokal juga sangat menyesuaikan dengan perkembangan, karena dalam bahasa sunda sebetulnya sudah terangkum makna yang sangat dalam, selain, etika, tata krama juga sopan santun yang biasa kita temui dalam kehidupan sehari-hari.


“Jadi kearifan lokal sangat penting untuk dunia seni budaya karena mempunyai nilai filsafat. Itu semua terangkum dalam pementasan Wayang Ajen menyuguhkan tontotan yang mendidik selain untuk mengebangkan dan melestarikan budaya lokal,” katanya. (cZ-01)*
Share this article :

2 komentar:

  1. Saya sangat mendukung gagasan tersebut. Apa salahnya ada sajian lain selain wayang golek giri harja. Wayang ajen sudah mendunia, dalang sekaligus kreatornya pun putra daerah, pemda ciamis mustinya bisa merespon hal ini.
    Tidak ada kemajuan tanpa perubahan.

    ReplyDelete
  2. bener tuh saya pengen tahu banget wayang ajen,gimana mau di banggain kalau tak kenal

    ReplyDelete



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com