Home » , » Diduga Masih PNS, Dua Caleg Terancam Dicoret

Diduga Masih PNS, Dua Caleg Terancam Dicoret

Written By yun ciamis on 28 April 2014 | 5:01 PM

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Dua calon anggota legislatif dari Partai Gerindra terancam dicoret dari daftar caleg yang dalam waktu dekat akan ditetapkan menjadi anggota DPRD Kab. Ciamis hasil Pemilu Legislatif 2014, menyusul adanya laporan kepada Panwaslu dan KPU kedua caleg tersebut masih berstatus PNS.

Kedua caleg tersebut atas nama H. Ludi Mara dari Dapil 1 dan Suryana KP dari Dapil 4 diduga saat mendaftarkan diri sebagai caleg masih berstatus PNS namun keduanya sudah mengantongi KTA partai dan pada November 2013 dan hasil verifikasi KPU Kab. Ciamis dinyatakan lolos menjadi caleg dan berhak untuk maju mengikuti Pemilu Legislatif.

Menurut sumber ciamiszone, H. Ludi Mara yang bertugas di Kementerian Agama RI Jakarta Selatan itu pada awal Januari 2014 masih aktif mendampingi Walikota Jakarta Selatan yang memberikan statmen tentang Bazis, sehingga posisinya saat itu diduga masih PNS.

Sementara Koordinator Forum Masyarakat Ciamis Untuk Pemilu (FMCUP), Ifan menegaskan, keberadaan caleg atas nama Suryana KP, S.Pd, MM seharusnya pensiun pada 2016 tapi kenyataannya masuk dalam DCT (Daftar Calon Tetap) dan mengikuti Pemilu.

Dijelaskannya, pada awal November 2013 SK pensiun yang bersangkutan belum terbit tapi sudah masuk sebagai calon dan bisa dipastikan sudah mengantongi KTA (Kartu Tanda Anggita) partai sebagai salah satu syarat pencalegan.

“Artinya, ketika masih berstatus PNS dia sudah menjadi anggota partai, ini melanggar UU No. 8 Tahun 1974 tentang kode etik PNS dan Pasal 2 PP No. 54  Tahun 2010 tentang Disiplin PNS,” kata Ifan.

Massa FMCUP berharap, Panwaslu dan KPU bertindak tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh caleg dimaksud, karena jika benar terbukti maka sudah sepatutnya dicoret dari daftar caleg.

“Jika tidak ada tindakan tegas dari Panwaslu dan KPU untuk mengusut tuntas, kami akan turun ke jalan melakukan aksi besar-besaran dan malaporkan hal ini ke Dewan Kode Etik KPU Pusat, Bawaslu dan pihak Kepolisian, karena ini sudah merupakan pelanggaran Pidana Pemilu yang mengakibatkan publik dibohongi,” katanya.

Sementara Ketua KPU Kab. Ciamis, Kikim Tarkim, Senin (25/04/14) mengatakan, pihaknya sudah menyelesaikan permasalahan H. Ludi Mara karena sebelumnya dia sudah menandatangani surat pernyataan mengundurkan diri dari PNS.

“Masalah H. Ludi Mara sudah selesai, yang kami sesalkan kenapa baru sekarang mengungkap hal ini, padahal kami sebelumnya sudah menempuh langkah verifikasi dan mengumumkan seluruh DCS (Daftar Calon Sementara) kepada masyarakat luas sebelum ditetapkan menjadi DCT,” kata Kikim.

Sementara persoalan caleg atas nama Suryana KP menurut Kikim, pihaknya masih melakukan pendalaman karena pihaknya baru menerima informasi tersebut.


Seperti diketahui, kedua caleg tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi perhitungan suara Pemilu Legislatif 2014 yang dilakukan KPU Kab. Ciamis, keduanya berpeluang besar masuk menjadi anggota DPRD Ciamis untuk tahap kedua sebagai pengganti 13 anggota DPRD Kab. Ciamis pindah ke DPRD Kab. Pangandaran. (cZ-01)*
Share this article :

3 komentar:



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com