Home » » Karang Taruna Harus Jadi Pelopor Teladan Peduli Bahaya Narkoba

Karang Taruna Harus Jadi Pelopor Teladan Peduli Bahaya Narkoba

Written By yun ciamis on 26 February 2015 | 9:46 PM

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Untuk itu para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna harus melakukan aksi nyata, menjadi pelopor serta memberikan keteladanan kepada masyarakat lainnya agar terciptanya lingkungan bersih narkoba.

Hal itu diungkapkan Kepala BNNK Ciamis, Drs. Dedy Mudyana, M.Si dalam Seminar tentang peran organisasi kemasyarakatan yang tergabung dalam Karang Taruna untuk peduli akan bahaya narkoba, di Aula Kelurahan Maleber, Kamis (26/02/15).

Menurut Dedy, menyikapi fenomena remaja dan pemuda Indonesia saat ini dihadapkan pada suatu kondisi yang dapat mengancam kelangsungan hidup, masa kini dan masa depan pemuda, sehingga Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab. Ciamis menggandeng Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan di Indonesia nonpartisan yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial.

Karang Taruna juga sabagai wadah pembinaan dan pengembangan, serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomis produktif dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia di lingkungan baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam sudah seharusnya menjadi pelopor teladan dalam menciptakan lingkungan bersih narkoba, terutama di kalangan pemuda.

“Sebagai wujud regenerasi demi kelanjutan organisasi serta pembinaan anggota Karang Taruna sekarang dan masa datang bukan hanya melakaukan pembinaan dan pemberdayaan kepada para remaja, dalam bidang keorganisasian, ekonomi, olahraga, keterampilan, advokasi, keagamaan dan kesenian saja, tetapi perlu juga mewaspdai dan memahami terhadap bahaya peredaran narkoba.

“Sebagai bentuk advokasi BNNK Ciamis menggandeng Karang Taruna agar remaja dan pemuda yang berada didalamnya ikut serta dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN), dengan harapan memiliki sikap positif terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba serta menjadikan masyarakat imun dari ancaman narkoba,” katanya.

Menurut Dedy, kondisi Darurat Narkoba di Indonesia saat ini terbukti banjirnya pasokan narkoba yang diperankan oleh para pelaku kejahatan dari dalam dan luar negeri, sehingga Indonesia menjadi pasar yang besar dengan harga yang tinggi (great market and great price).

“Angka prevalensi menunjukan 2,2% atau sekitar 5 juta jiwa menjadi pecandu narkobamereka berada dalam kelompok usia produktif. Angka kematian 15.000 orang dalam satu tahun, atau sedikitnya 42 orang/hari, satu sampai dua orang/jam, ditambah kerugian ekonomi sebanyak Rp48,2 trilyun biaya. Fantastis sia-sia hanya untuk membeli narkoba,” kata Dedy.









Sementara pemateri lainnya, Kepala Seksi Pemberantasan BNNK Ciamis AKP. Herdis Suhardiman, S.H., M.M., menjelaskan, kejahatan narkoba merupakan kejahatan luar biasa  (extra ordinary crime) yang dapat merusak seluruh komponen masyarakat dan bangsa bahkan menyebabkan hilangnya generasi bangsa (lost generation), sehingga dibutuhkan peranserta masyarakat dalam upaya P4GN sebagai benteng dalam menciptakan lingkungan bersih narkoba.

Respon positif disampaikan Ketua Karang Taruna Nusa Bhakti Maleber, Ciamis, Nurdiana, didukung oleh unsur  Pemerintahan Kel. Maleber yang akan saling bahu membahu, membantu dan bekerjasama antar pemuda dengan unsur pemerintah untuk meminimalisir terjadinya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Peredaran gelap narkoba mengancam kelangsungan hidup generasi bangsa, khususnya di Maleber,” katanya. ***
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com