Home » » Korbannya Sampai Puluhan Orang, Pemalsu Akta Kelahiran Dipecat

Korbannya Sampai Puluhan Orang, Pemalsu Akta Kelahiran Dipecat

Written By yun ciamis on 25 March 2015 | 1:57 PM

ciamiszone.com :

CIAMIS,- Diduga gara-gara memalsukan Akta Kelahiran, En seorang perangkat Desa Dayeuhluhur, Kec. Jatinegara, Kab. Ciamis dipecat dari jabatannya sebagai Kaur Umum yang dijabatnya hampir  delapan tahun.

Hal itu diungkapkan Kepala Desa Dayeuhluhur, Husen Akbar kepada ciamiszone yang mengaku kaget ketika mendapat laporan warganya yang ditolak masuk sebuah perguruan tinggi di Ciamis karena salah satu persyaratannya berupa akta kelahiran yang diduga palsu.

“Korban melaporkan dugaan palsunya Akta Kelahiran anaknya itu kepada saya sebagai Kades karena memang yang mengurus pembuatan akta kelahiran adalah perangkat saya, yaitu Kaur Umum. Setelah dikonfirmasi ternyata mengakui, bahkan diduga ada puluhan akta kelahiran yang diplasukannya,” katanya.

Mengetahui perbuatan Kaurnya seperti itu, tidak menunggu lama, Kades pun memberhentikan Sang Kaur dari jabatannya dan menyarankan agar mempertanggungjawabkan segala perbuatannya.

“Dia bertugas sudah hampir delapan tahun, saya baru tahu tiga minggu lalu dia memalsukan Akta Kelahiran. Itu pun karena ada pengaduan masyarakat,” tegasnya Rabu (25/03/15).

Kades pun kepada ciamiszone sempat memperlihatkan copy akta kelahiran palsu atas nama Raditya Putra Pratama, anak laki laki  dari pasangan Enjang Jamiludin dan Leni Herlina, dan atas nama Pitriani anak perempuan dari pasangan Oma Somadi dan Onah Nurhayati yang sepintas mirip dengan akta asli yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Ciamis.

Akta aspal (asli tapi palsu) itu dikeluarkan pada 7 Juni 2013, tertera tandatangani atas nama Kadis saat itu, Drs. Endang Sutrisna, M.Si, namun kedua akta aspal tersebut nomor induk kependudukan (NIK)  dan nomor akta kelahirannya sama.

“Ini yang menjadi kecurigaan setelah diteliti ternyata keduanya memiliki NIK sama yaitu A -6240 0342220, hal serupa juga terjadi pada Nomor Akta Kelahiran 10660/LTS/2013 sama-sama dimiliki keduanya. Yang lebih mencurigakan lagi dilihat dari hologram gambar lambang burung garuda yang sangat berbeda dengan aslinya,” kata Husen Akbar.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Ciamis, Drs. H. Adang Daradjat, MM tidak mau berkomentar terkait temuan dugaan pemalsuan akta kelahiran tersebut.

“Saya belum bisa berkomentar terkait hal ini karena saya tidak mengetahui permasalahan yang sebenarnya,” katanya, Rabu (25/03/15) seraya memerintahkan Kabid Capil untuk memeriksa NIK di data basenya.

Hasil pemeriksaan data base, Kabid Capil, Dede Nandang menjelaskan, NIK tersebut ternyata benar bukan milik Raditya Putra Pratama atau pun Pitriani tetapi atas nama Aril Adewan seorang laki-laki dari pasangan Ujang Tedih dan Teti Suryati.

Menurut Dede, untuk mengantisipasi hal itu pihaknya akan turun ke Jatinegara untuk mengecek langsung dan mendata warga yang belum mempunyai akta agar segera diproses.

“Kami akan turun kje Jatinegara dan memproses pembuatan akta kelahiran secara gratis,” katanya.

Dede juga mengaku, sebelumnya sempat ada pihak yang mempertanyakan hal serupa dengan membawa akta aspal korban yang berbeda, ternyata setelah dicek di data base memang dipalsukan, terlihat dari kertasnya juga berbeda, dan NIK-nya juga muncul atas nama orang lain. (cZ-Lili)*

Share this article :

1 komentar:

  1. terimakasih informasinya gan,,sangat bermanfaat sekali,,

    ReplyDelete



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com