Home » » Palsukan Status Perawan, Istri Jadi Pesakitan di PN

Palsukan Status Perawan, Istri Jadi Pesakitan di PN

Written By yun ciamis on 05 March 2015 | 3:04 PM

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Diduga memalsukan status keperawanan dalam proses pernikahan, RN (23) dan ayahnya NS warga Banjar terpaksa harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Ciamis untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sebagai tersangka pemalsuan dokumen pernikahan.

RN dan NS dilaporkan, RNL (40) warga Jakarta yang menikahinya pada 29 Oktober 2014 lalu di Banjar dengan tuduhan pemalsuan dokumen pernikahan yang menerangkan statunsya adalah seorang perawan atau gadis, sehingga pesta pernikahan pun berlangsung meriah.

Hal itu terungkap dalam persidangan di PN Ciamis, Kamis (05/03/14) dan menjadi perhatian massa yang menyaksikan jalannnya persidangan pertama kasus tersebut.

Usai persidangan, terlapor anak dan bapak tidak mau berkomentar, namun pelapor atas nama RNL kepada wartawan mengakui, dirinya merasa dibohongi telah menikahi RN karena sebelumnya dalam dokumen pernikahan tercantum status gadis, tapi pada kenyataannya istri yang dinikahinya itu sudah janda.

“Hanya beberapa hari setelah pesta pernikahan saya tahu jika istri saya itu janda.  Saat itu tanpa sengaja saya menemukan KTP Kota Banjar dalam dompetnya dengan status janda, padahal yang saya tahu dia mempunyai KTP Jakarta dengan status gadis,” kata RNL.

Sementara Penasehat Hukum pelapor, Anang Fitriana, SH membenarkan pernyataan kliennya, sehingga pihaknya akan mengawal jalannya sidang yang baru satu kali digelar itu.

Menurut Anang, jika dikembangkan, persoalan ini tidak cukup sampai pada pelaku anak dan orang tuanya yang kini jadi tersangka, melainkan akan mejerat juga pihak-pihak lain yang diduga ikut terlibat dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dimuka hukum.

“Tidak menutup kemungkinan, yang menikahkan RN dan RNL juga bisa ikut terjerat, termasuk bidan yang memberikan rekomendasi kepada RN saat hendak melengkapi data-data dokumen pernikahan,” tegasnya seraya mengakui, pihaknya alan berupaya sampai pembatalan pernikahan.

Sidang pertama dengan agenda pembacaan tuntutan JPU itu berjalan singkat yang dipimpin Hakim Ketua, Andri Purwanto, SH, MH, Hakim Anggota, Pranata Subhan, SH, MH dan Pramon Wahyudin, SH, MH. Sidang akan dilanjutkan Kamis mendatang (12/03/15). (cZ-01)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com