Breaking News

Desa Wanasigra Siaga Anti Narkoba

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Seluruh warga masyarakat Desa Wanasigra agar peka terhadap segala kemungkinan yang berkaitan dengan masalah Narkoba dan HIV/Aids, mengingat kondisi saat ini sangat mengkhawatirkan atas berbagai pemberitaan terkait masalah narkoba, diharapan Desa Wanasigra Siaga Anti Narkoba dan HIV/AIDs yang dapat mengancam kapan saja.

Demikian diungkapkan Kepala Desa Warnasigra, Kec. Sindangkasih, Kab. Ciamis,  Pupung Kuntoro dalam Seminar tentang Pemberdayaan Masyarakat di Lingkungan Desa, yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab. Ciamis melalui Seksi Pemberdayaan Masyarakat di Aula Desa Wanasigra, Senin (13/04/15).

Menurut Pupung, seminar yang diselenggarakan BNN Kab. Ciamis dapat memberikan informasi yang bermanfaat tentang Bahaya Narkoba dan HIV/Aids kepada warga masyarakat Desa Wanasigra sehingga dapat menjadikan Desa Bersih Narkoba dan HIV/Aids.
Pihaknya pun menyambut baik pemerintah yang mencanangkan Gerakan Nasional Rehabilitasi 100.000 pecandu narkoba di desanya. Sehingga Desa Wanasigra Siaga Anti Narkoba dan HIV/Aids.

Sementara Kepala BNNK Ciamis, Drs. Dedy Mudyana M.Si, dihadapan peserta yang terdiri dari unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidik, perangkat desa, tokoh pemuda, koramil, polsek, FKPM dan Ormas di Wanasigra memaparkan kondisi Darurat Narkoba dan merupakan ancaman bagi kelangsungan hidup bangsa dan Negara.

“Bangsa Indonesia saat ini dihadapkan pada Darurat Narkoba. Sebanyak 5 juta jiwa menjadi pecandu narkoba, dimana mereka berada pada usia produktif antara 10 s.d 59 tahun, dan hampir tiap hari Indonesia dibanjiri narkoba, baik dari dalam maupun luar negeri,” kata Dedy.

Menyikapi pencanangan gerakan nasional rehabilitasi 100.000 pecandu narkoba di Indonesia, diperlukan kesiapan namun tanpa peran serta masyarakat program tersebut tidak akan terlaksana.


“Melalui seminar ini dapat menggugah kepedulian seluruh warga masyarakat berperan aktif membantu BNN menanggulangi masalah Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, yang tentunya menjadikan Desa Siaga Anti Narkoba,” tegas Dedy.

Narasumber lainnya dari BNNK Ciamis, Rachman Chaerudin, S.Sos, menuturkan, peranserta masyarakat menurut pasal 104 UU No. 35/ 2009 tentang narkotika, mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta membantu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

“Narkoba berada di tengah-tengah masyarakat, jadi yang tahu persis adalah masyarakat, sehingga melalui peranserta masyarakat diharapkan dapat meminimalisir penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan masyarakat. Peranserta masyarakat dapat dilakukan dari lingkungan terkecil yaitu keluarga sebagai pondasi utama dalam pencegahan, dan dapat memaksimalkan peran tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidik dan tokoh pemuda,” katanya.

Ditegaskannya, masyarakat hendaknya tidak euforia rekresif selalu mempermasalahkan tindakan hukum, masalah hukum ditangani oleh penegak hukum tetapi yang terpenting dapat mencegah jangan sampai terkena narkoba di lingkungan sendiri yang bisa berakibat dengan hukum.***



Post a Comment

0 Comments