Home » » PIK-R Desa Sukamaju Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

PIK-R Desa Sukamaju Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

Written By yun ciamis on 23 June 2017 | 4:26 PM

ciamiszone.com :
BAREGBEG,- Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) menggelar sosialisasi Bahaya Narkoba kepada kalangan remaja di lingkup Desa Sukamaju bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis, di Aula Balai Benih Ikan (BBI) Desa Sukamaju Kecamatan Baregbeg, Kamis (22/06/2017).

Menurut perengkat Desa Sukamaju, Jahrudin, sebanyak 40 peserta yang hadir merupakan perwakilan dari anggota PIK-R, Karang Taruna lingkup Desa Sukamaju.

Acara sosialisasi ini digelar sebagai bukti kepedulian PIK-R kepada masyarakat dalam hal ini para generasi muda untuk mewaspadai ancaman narkoba yang dapat merusak generasi masa kini dan masa yang akan datang.  Selain itu juga merupakan satu upaya pencegahan dini bagi remaja untuk tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.

“Selain dapat mengedukasi masyarakat akan bahaya narkoba, juga memberikan imunitas dari ancaman narkoba yang dapat mengancam kapan saja, siapa saja dan dimana saja, untuk itu kami menggandeng BNNK Ciamis sebagai narasumber dalam acara ini,” katanya.

Sementara narasumber dari BNN yang juga Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Ciamis, Deny Setiawan, S.Sos., M.M., sangat mengapresiasi pihak PIK-R sebagai agen pembaharu masyarakat khususnya kalangan remaja mampu bersinergi dengan Desa Sukamaju dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Pada kesempatan itu, Deny menyampaikan materi dengan judul “Bahaya Penyalahgunaan Narkoba”.

Ia menjelaskan apa itu narkoba, jenis-jenis narkoba, bahayanya bagi kesehatan serta sanksi hukumnya. Diharapkan masyarakat Desa Sukamaju khususnya remaja  dapat memiliki sikap positif akan bahaya narkoba, serta terampil mampu menolak baik menyalahgunakan maupun mengedarkan narkoba, mengingat ancaman pidana bagi pelaku kejahatan narkoba sangat berat, namun bagi mereka para penyalahguna atau pecandu narkoba berlaku humanis, hal ini sejalan dengan amanat Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 54, bahwa Pecandu Narkotika dan korban penyalahgunaan Narkotika  wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

Sebagaimana amanat Kepala BNNK Ciamis, AKBP. Yaya Satyanagara, SH., bahwa peranserta semua pihak sangat dibutuhkan untuk menanggulangi bahaya penyalahgunaan narkoba ini.

Sehingga Deny pun mengajak semua pihak termasuk kepada peserta yang hadir untuk bekerja sama bahu membahu dalam upaya P4GN.

“Kesimpulannya narkoba hanya dapat diizinkan untuk kepentingan Iptek dan kesehatan, diluar itu dinyatakan ilegal maka akan berhadapan dengan sanksi hukum yang cukup berat. Namun bila dapat diantisipasi seperti melaporkan diri untuk rehab atau membantu orang lain untuk sadar dan segera lapor ke BNN guna penanganannya, nanti BNN akan melakukan assesment untuk layak atau tidaknya,” kata Deny.

Namun perlu diingat, rehab oleh BNN tidak dipungut biaya alias gratis.

“Kepada masyarakat saya berpesan jangan takut atau menghindar bila melihat ada orang lain atau keluarganya kena narkoba. Semoga pesan ini bermanfaat buat kita semua,” pungkasnya. (cZ-01)*
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com