Home » » Bawaslu Ingatkan Pemkab Atasi e-KTP untuk Pemilih Tetap

Bawaslu Ingatkan Pemkab Atasi e-KTP untuk Pemilih Tetap

Written By yun ciamis on 07 August 2017 | 9:09 PM

ciamiszone.com :
TYARA,- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menggelar sosialisasi kelembagaan pengawas Pilkada 2018 di Hotel Tyara,  Senin (7/8/2017).

Sedikitnya 100 orang peserta hadir mewkaili Polres, Kodim. Kejaksaan, Satpol PP, Camat, dan berbagi lembaga instansi pemerintah lainnya di Kabupaten Ciamis.

Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Harminus Koto usai membuka sosialisasi kepada ciamiszone.com didampingi Ketuas KPU Kabupaten Ciamis. Kkim Tarkim mengatakan, kegiatan ini adalah bagian program Bawaslu dalam penyaringa ketua dan anggota Bawaslu se-Jawa Barat, salah satunya untuk Panwaslu Kabupaten Cimais. 

“Sosialisasi ini sangat penting dalam menyukseskan Pemilu nanti. Bawaslu Provinsi mesosialisasikan kelembagaan ini agar peran serta masyarakat Jawa Barat khususnya Ciamis, dengan mengenalkan kelembagaan ini dapat memudahkan penjaringan  nama=nama calon anggota Panwaslu Kabupaten Ciamis untuk di seleksi di tingkat provinsi,” katanya.

Harminus Koto juga mengingatkan Pemkab Ciamis dan KPU Ciamis, untuk mengatasi penetapan daftar pemilih April mendatang, pemilih tetap harus sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik  (e-KTP).

Ada dua hal yang dapat digaris besarkan sebagai pemilih, satu sebagai warga negara yang sudah berumur 17 tahun,  tentu sudah mempunyai e- KTP dan pemilih pemula yang pada 20 Juni 2018 sudah berumur 17 tahun.

“Untuk mendapatkan e- KTP itu kan prosesnya dapat dilakukan pada usia 15 ini sudah dapat dilakukan perekaman e-KTP, sebab Undang-undang Pemilu mewajibkan pemilih yang terdaftar dalam DPT itu berbasis e-KTP,” katanya.
Ditegaskannya, persiapan ini tentunya perlu sampaikan kepada pemerintah daerah  untuk pada April mendatang sudah clear  semuanya, tidak adanya pemilih tetap tapi tidak memiliki e- KTP.

Menurutnya, pihaknya banyak mendengar adanya kendala perekaman‎ ‎e-KTP sebagai syarat pemilih di Pemilu mendatang belum selesai, dan ada alasan kendala yang tidak dimengerti disampaikan ke Bawaslu. Salahsatunya adanya mesin perekam rusak. Ini seharusnya diselesaikan secepatnya, bukan menunggu April mendatang.

“Ini juga tentu kendala-kendala yang dihadapi pemerintah daerah, selain persediaan belangko e-KTP harus cukup, dan pada waktu KPU menetapkan daftar pemilih tetap tidak terjadi menjadi kendala, karena penyelesaian pada Pemilu kemarin  dengan menggunakan surat keterangan adalah penyelesaian sementara ini, tidak boleh terus menerus menggunakan surat keterangan, menurut UU Pemilu penentuan DPT harus dengan e-KTP," pungkasnya. (Andik)*
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com