Home » » Dua Ribu Petani Sindangkasih Terima Kartu Tani

Dua Ribu Petani Sindangkasih Terima Kartu Tani

Written By yun ciamis on 24 October 2017 | 4:14 PM

ciamiszone.com :
SINDANGKASIH,- Sebanyak dua ribu petani di wilayah Kecamatan Sindangkasih menerima Kartu Tani yang dilounching secara simbolis oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman di Desa Medanglayang, Kecamatan Panumbangan, Kab. Ciamis.

Kordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sindangkasih, Barna Subarna menjelaskan, Kartu Tani merupakan program pemerintahan Presiden Jokowi dalam upaya untuk mensejahterakan petani. Ada 8,8 juta petani seluruh indonesia penerima subsidi pupuk yang sudah terverifikasi.

Sementara berdasarkan data, petani di wilayahnya secara keseluruhan ada lebih dari enam ribu petani, namun baru sebanyak dua ribu yang sudah terverifikasi.

“Masih banyak yang belum melengkapi data dan persyaratan untuk menerima Kartu Tani, dan kami bersama pemerintah desa se-Kecamatan Sindangkasih akan melakukan jemput bola ke setiap kelompok,” katanya, Selasa (24/10/2017).

“Jemput bola dilakukan untuk mengurangi terjadinya kecurangan dalam penerimaan Kartu Tani, melalui jemput bola kita dapat mengetahui mana petani dan petani penggarap. Karena selama ini kesulitan untuk mengatasi petani pengarap,” katanya.

Petani pengarap bukan pemilik sawah, mereka hanya mengarap saja, sementara yang berhak menerima Kartu Tani harus memenui persyaratan, diantaranya : petani harus tergabung dalam kelompok, dan mennyerahkan foto copy e-ktp, tanda kepemilikan tanah bukti setoran pajak tanah, bukti sewa, anggota LMDH (tanah hutan).

“Dengan jemput bola ke kelompok tani ini, Kartu Tani menjadi tepat sasaran. Dan kami mengimbau kepada para petani untuk segera melengkapi adminitrasi persyaratannya, agar Kartu Tani cepat diproses dan cepat diterima untuk digunakan,” katanya saat melakukan pendataan ulang kepada Kelompok Tani Neurues V Desa Wanasigra, Kec. Sindangkasih, Selasa (24/10/2017).

Sementara Ketua Kelompok Tani Neureus V Wanasigra, Oto Warta mengakui, manfaat Kartu Tani sangat besar, nantinya petani dapat jatah pupuk bersubsidi, dapat kepastian kesediaan saprotan dan diberikan kemudahan dalam menjual hasil panen.

“Kartu Tani juga dapat digunakan dalam bertransaksi (transfer, pembelian maupun pembayaran), kemudahan bisa mendapatkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan juga sebagai kartu asuransi bila gagal panen dengan nominal Rp6 juta,” katanya.

Namun Oto menyayangkan, pembelian pupuk bersubsidi di wilayah Sindangkasih hanya ada dua pengecer resmi, itu pun di Pasar Sindangkasih dan di Desa Sukaraja. Sementara para petani di sembilan desa se-Kecamatan Sindangkasih mayoritas berlokasi sangat jauh dengan pengecer resmi tersebut.

”Agar bisa terjangkau oleh para petani di daerah, kami berharap dalam pembelian pupuk pihak distributor atau pengecer pupuk resmi dapat bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), sehingga petani tidak mengeluarkan operasional transpor lagi,” pungkasnya. (Andik ST)*
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com