Home » » Kecewa, Tokoh Kawali Sambangi Kantor Kemenag

Kecewa, Tokoh Kawali Sambangi Kantor Kemenag

Written By yun ciamis on 27 October 2017 | 12:19 PM

ciamiszone.com :
CIAMIS,-  Dipicu dari hasil musyawarah Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Ciamis yang menetapkan tempat pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten Ciamis 2017 yang sebelumnya sudah disepakatii digelar di Kecamatan Kawali dialihkan menjadi di Kecamatan Ciamis, sejumlah tokoh Kawali sambangi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Ciamis, Jumat (27/10/2017).

Kedatangan sejumlah tokoh yang mewakili seluruh lapisan masyarakat Kawali itu mempertanyakan kenapa tiba-tiba musyawarah LPTQ di Kantor Kemenag beberapa waktu lalu menetapkan pemindahan tempat pelaksanaan ajang tilawatil quran dua tahunan itu.


Mewakili tokoh Kawali, H Taofik Hidayat yang juga mantan Camat Kawali mengakui, kehadirannya merupakan bentuk kekecewaan masyarakat yang sejak dua tahun lalu sudah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah MTQ 2017, namun tiba-tiba dipindahkan menjadi di Kec. Ciamis.

“Kabar datang dari Ketua LPTQ Kecamatan Kawali yang juga Sekmat Kawali dan dibenarkan juga oleh Kepala KUA Kawali, bahwa pelaksanaan MTQ di Kawali dipindahkan ke Ciamis Kota. Padahal kami sudah mempersiapkannya sejak dua tahun lalu, dan kini persiapannya sudah mencapai lebih dari 90 persen,” katanya.

Dijelaskan H Taofik, ditunjuknya Kawali sebagai tenpat pelaksanaan MTQ 2017 adahal hasil kesepakatan panitia MTQ 2015 di Kec. Rancah yang dihadiri oleh sejumah unsur terkait termasuk LPTQ.

“Saat itu kebetulan saya camatnya, dan Kawali menyatakan siap untuk menggelar MTQ 2017, sehingga bergerak cepat untuk mensukseskannya,” tegasnya.

Menurunya, lebih dari 90 persen persiapan MTQ di Kawali meliputi tempat pelaksanaan MTQ dengan merenovasi masjid mencapai Rp8 miliar, penempatan para khafilah peserta MTQ dari seluruh kecamatan, sosialisasi kepada masyarakat dan upaya-upaya lainnya agar pelaksanaan MTQ di Kawali berjalan lancar dan sukses.

“Panitia sudah bekerja ekstra, kita hanya tinggal menunggu waktu saja yang menurut rencana akan digelar November 2017 ini, tapi kenyataannya dialihkan ke Ciamis Kota, ada apa?” tegasnya.

Menurut Taofik, pertanyaan kenapa tempat pelaksanaan MTQ tersebut bisa sampai dialihkan ke Ciamis Kota belum ada jawaban jelas dan pasti dari Kepala Kemenag, sehingga Kepala Kemenag sebagai Wakil Ketua LPTQ Kab. Ciamis akan menyampaikan hal ini kepada Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin.

Sementara Kepala Kemenag Kab. Ciamis, H. Yusron Kholid sangat mengapresiasi kedatangan para tokoh Kawali, dan dirinya berjanji akan menyampaikan permasalahan ini kepada Bupati Ciamis sebagai pihak yang berwenang untuk menentukan tempat dan waktu pelaksanaan MTQ.

“Kami hanya pekerja teknis, kewenangan ada di Pa Bupati. Memang dalam musyawarah beberapa waktu lalu yang dipimpin Ketua LPTQ Kab. Ciamis yang juga Sekda Ciamis, H. Asep Sudarman menetapkan pemindahan tepat pelaksanaan sebelumnya di Kawali menjadi di Kec, Ciamis,” katanya.

Namun diakui Yusron, hasil musyawarah LPTQ tersebut belum final karena belum ada hitam diatas putih atau SK Bupati Ciamis, sehingga masih ada peluang untuk berubah.

Hal senada diungkapkan juga oleh Asisten II Setda Ciamis, HM. Soekiman yang ikut menerima kahadiran para tokoh Kawali tersebut, menurutnya sampai saat ini Bupati belum mengeluarkan SK terkait tempat pelaksanaan MTQ, jadi hasil musyawarah LPTQ belum final.

“Hasil pertemuan ini nanti dikomunikasikan kepada Pak Bupati dan Pak Sekda sebagai Ketua Umum LPTQ,” katanya.

Sementara salah seorang tokoh, H. Awan mengatakan, pelaksanaan MTQ di Kawali merupakan kebanggaan warga Kawali, sebagai tokoh dirinya harus mempertanggungjawabkan langkah-langkahnya sejak dua tahun lalu, baik sosialisasi atau pun sumbang pikir dan bantuan materi yang sudah diberikan oleh masyarakat Kawali untuk kelancaran MTQ di Kawali.

“Tokoh dan ulama Kawali bergerak murni untuk kemaslahatan ummat dalam kegiatan syiar Islam, tidak terkait politik. Meskipun tidak dipungkiri ada putra terbaik Kawali ikut dalam ranah politik untuk Pilkada 2018, tapi kesampingkan itu jangan dicampuradukan antara agama dengan politik, ini murni syiar Islam dan memperlihatkan Kawali bisa menggelar MTQ dan menjadi tuan rumah yang baik,” kata H. Awan.

Menurutnya, jika saja keputusan final ternyata benar MTQ tidak digelar di Kawali, dikhawatirkan terjadi pencitraan buruk untuk Kawali, karena dianggap tidak siap menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Kabupaten Ciamis. Padahal semua elemen masyarakat sudah siap dan pesiapannya mencapai lebih dari 90 persen. (cZ-01)*
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com