Home » » Mahasiswa Unsil Ikut Peduli Upaya P4GN

Mahasiswa Unsil Ikut Peduli Upaya P4GN

Written By yun ciamis on 30 November 2017 | 1:02 AM

ciamiszone.com :
TASIKMALAYA,-  Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kader Anti Narkotika (KAN) menyelenggarakan kegiatan Seminar Pencegahan dan Pemberatasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Gedung Mandala Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Rabu (29/11/ 2017).

Sebanyak 400 orang peserta perwakilan dari Mahasiswa UNSIL dan perguruan tinggi lingkup Tasikmalaya, dihadiri pula oleh 120 tamu undangan perwakilan dari lembaga dan organisasi perguruan tinggi lingkup Tasikmalaya.

Menurut Ketua UKM KAN, Muhammad Muzhaffar, kegiatan bertemakan "Aktualisasi Peran Aktif Generasi Muda Dalam Upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)" sebagai wujud kepedulian mahasiswa terhadap kampusnya dalam upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, baik di dalam dan di luar kampus.


“Mengingat saat ini Indonesia telah memasuki Darurat Narkoba”, dikhawatirkan narkoba yang merupakan bentuk penjajahan baru untuk merusak generasi muda penerus bangsa. Apabila generasi bangsa rusak bagaimana dengan nasib bangsa Indonesia kedepannya. Harapannya dengan acara ini para mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa untuk bisa mengaktualisasikan diri dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.

Sementara Pembina UKM KAN, Andik Setiyono SKM., M.Kes., menjelaskan, penyelundupan narkoba bukan hanya puluhan kg saja tapi sampai ratusan bahkan dalam jumlah ton. Sehingga jelas sekali dari data kasus narkoba yang berhasil diungkap sangat jahat, tingkat kerusakannya berdampak jangka panjang dan merusak tidak hanya kepada pribadi pengunanya  tapi bisa merusak masa depan bangsa, bahkan menghilangkan generasi bangsa (loss generation).

“Ini menjadi concern kita semua, sehingga menjadi satu kewajiban bagi kita selaku generasi muda untuk bisa berupaya memerangi narkoba, diharapkan akan muncul satu bentuk kontribusi dalam berupaya memerangi narkoba, sekecil apapun bentuknya kita harus bisa berbuat untuk melindungi diri kita masing-masing dan seluruh generasi bangsa ini,” katanya.

KAN berada di Unsil mudah-mudahan bisa mengurangi minimal melindungi dan membentengi mahasiswa yang berada di Unsil untuk terhindar dari penyalahgunaan narkoba, dan bisa bersama-sama dengan semua pihak untuk mengaktualisasikan diri kita menjadi anggota masyarakat yang mampu mencegah peredaran narkoba.

Narasumber dari BNN yang juga Kepala BNNK Ciamis, AKBP Yaya Satyanagara, SH., membawakan materi berjudul “Aktualisasi Peran Aktif Generasi Muda Dalam Upaya P4GN”.

Menurut Yaya, kegiatan ini sebagai upaya mencerdaskan generasi muda tanpa narkoba yang merupakan langkah pertama dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba, informasi yang didapat dari kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa dalam meniti ilmu di Unsil dengan harapan terciptanya lingkungan kampus bersih narkoba.

Dijelaskannya, masalah narkoba sudah sangat mengkhawatirkan, apalagi Presiden Republik Indonesia mengatakan “Indonesia Darurat Narkoba”, sebab kejahatan atau penyalahgunaan narkoba akan berdampak lebih dahsyat terhadap kehidupan manusia apabila dibandingkan dengan perbuatan kejahatan lainnya yang sama-sama merugikan bangsa dan negara.

Misalnya saja kejahatan terorisme, KKN, perdagangan manusia (human trafficking), kejahatan-kejahatan tersebut muncul ketika manusia beranjak remaja hingga dewasa, sedangkan narkotika sudah muncul ketika manusia masih berada dalam kandungan ibunya.


Permasalahan narkoba tidak hanya bisa ditangani oleh BNN dan aparat saja namun perlu adanya kerja sama dari semua pihak termasuk di lingkungan Pendidikan, salah satu upayanya dengan melaksanakan seminar tentang bahaya narkoba dan upaya P4GN seperti ini.

Selain menerangkan narkoba beserta jenis dan bahayanya, disampaikan juga pesan kepada peserta jangan coba-coba untuk menyalahgunakan narkoba, dan  apabila ada keluarga, teman yang terlanjur menjadi pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba, segara untuk melapor kepada pihak terkait atau langsung kepada BNN untuk direhabilitasi baik secara Rehabilitasi Medis atau Rehabilitasi Sosial.

Menurutnya, para peserta, khususnya mahasiswa harus mengetahui upaya P4GN dan bahaya serta dampak dari narkoba, sehingga diharapkan mahasiswa menjadi imun dan mampu menolak terhadap penyalahgunaan narkoba, dan dapat menjadi kader anti narkotika yang dapat mensosialisasikan pesan-pesan anti narkoba di lingkungannya masing-masing.


“Kader ini merupakan ujung tombak penggerak anti narkotika di lingkungan kampus, sekaligus mampu memotivasi sesama rekan mahasiswa untuk meraih prestasi tanpa narkoba,” tegasnya. (BNNK)*
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2017. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com