Home » » DMI Imbau, Mesjid Jangan Digunakan Kampanye Pilkada

DMI Imbau, Mesjid Jangan Digunakan Kampanye Pilkada

Written By yun ciamis on 31 January 2018 | 4:35 AM

ciamiszone.com :
GD. PKK,- Para kandidat dalam Pilkada serentak 2018 diimbau jangan menggunakan mesjid untuk dijadikan tempat kampanye yang akan dimulai pertengahan Februari 2018.

Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Jawa Barat, Ir H Zulkarnaen saat melantik pengurus DMI Ciamis masa bakti 2016-2021 di Gedung PKK Ciamis, Selasa (30/01/2018).

"Pimpinan DMI mengingatkan masjid jangan digunakan untuk kampanye praktis," tegasnya.

Dijelaskannya, mesjid bisa saja digunakan untuk mesosialisasikan waktu dan tata cara pelaksanaan Pilkada, sebagai upaya agar masyarakat tidak golput, tapi mereka diimbau datang ke tempat pemungutan suara untuk menyalurkan hak suaranya.


“Masjid juga boleh dipasang poster oleh KPU dan Panwaslu untuk sosialisasi Pilkada, tetapi jangan dipasang poster para kandidat aau pasangan calon. Mesjid itu sebagai tempat perjuangan dan sebagai rumah Alloh, alat pendidikan sarana umat. Jadi masjid harus berdaya untuk kesejahteraan masyarakat,” ketanya.

Diakuinya, saat ini mesjid banyak digunakan para kandidat untuk melaksanakan soaialisasi. Hal itu wajar asalkan dilaksanakan secara elegan dan santun, tidak boleh menggunakan jargon-jargon politik. Apalagi masjid diklaim milik partai politik.

Zulkarnaen menegaskan, sikap DMI harus netral. Masjid harus menjaga netralitas untuk tidak berpihak kepada kontestan manapun.

"Hanya DMI menyeru kepada umat, agar pilihlah pemimpin yang peduli kepada umat dan peduli tehadap mesjid. Agar mesjid makmur dan bisa makmurkan masyarakat," pungkasnya. (Aldi)*
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com