Home » » Herdiat “Dipaksa Lengser” Dari Jabatan Ketua KORPRI ?

Herdiat “Dipaksa Lengser” Dari Jabatan Ketua KORPRI ?

Written By yun ciamis on 07 February 2018 | 7:39 PM

ciamiszone.com :
GD. KORPRI,- Suhu politik jelang Pilkada serentak 2018 di Ciamis semakin memanas, berbagai langkah dan cara pun selalu dihubungkan dengan politik. Terlebih posisi kedua calon Bupati di Ciamis yang sama-sama berasal dari birokrat.

Seperti halnya posisi Calon Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat yang juga mantan Sekda Ciamis itu kini masih menduduki jabatan Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kab. Ciamis periode 2012-2017 yang sampai saat ini belum ada penggantinya, “dipaksa lengser” dari jabatannya dalam waktu dekat.

Dinilai, masa periode jabatannya sudah habis,  Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin yang juga sebagai Penasehat Dewan Pengurus KORPRI Kab. Ciamis “menginstruksikan” agar segera melakukan pergantian kepengurusan dengan menggelar Musda dalam waktu dekat. Bahkan, Musda harus dilaksanakan pada 12 Februari 2018 ini.

“Suratnya tertanggal 1 Februari 2018, tapi saya baru baca hari ini,” kata Herdiat di Gedung KORPRI, Rabu (07/02/2018).

Menanggapi hal itu, Herdiat mengakui, dirinya sangat menghargai “instruksi” tersebut, namun posisi penasehat itu sifatnya memberikan saran dan pendapat, bukan instruksi yang harus dipaksakan untuk dijalankan.

Diakuinya, sejak berakhir masa periode lima tahun (13 Desember 2012-2017) pihaknya sudah melakukan komunikasi, koordinasi dan konsolidasi dengan DPD KORPRI Provinsi Jabar meminta arahan kelangsungan kepengurusan KORPRI Ciamis mengingat tehitung Januari 2017 posisi kesekretariatan KORPRI dihapus dari SKPD.


“Untuk menggelar Musda itu ada tahapan-tahapannya, sementara kami mendapat kendala karena kesekretariatan dihapus dari daftar SKPD, unit-unitnya juga menjadi kendala menyusul adanya rotasi dan mutasi,” kata Herdiat.

Ditegaskan Herdiat, sesuai pasal 6 AD ART, dasar dan kedaulatan KORPRI itu ada di tangan anggota melalui musyawarah. Jadi kita serahkan sepenuhnya kepada anggota.

Dijelaskannya, hasil koordinasi dan konsolidasi dengan DPD KORPRI Provinsi Jabar, dalam suratnya yang diterima Selasa, 6 Februari 2018 dinyatakan Musda KORPRI Kab. Ciamis dapat ditunda paling lama enam bulan sejak habis masa periode, dan jika setelah enam bulan belum juga digelar maka akan ditunjuk caretaker oleh DPD KORPRI Provinsi Jabar.

“Posisi jabatan sebagai Ketua Korpri sampai saat ini masih berlaku, karena akan dinyatakan dimisioner nanti dalam Musda beberapa saat sebelum pemilihan ketua. Kecuali setelah enam bulan tidak digelar Musda, baru diganti oleh carataker,” tegasnya.

Diakui Herdiat, untuk menindaklanjuti surat dari Penasehat KORPRI Kab. Ciamis itu, dirinya sudah mendelegasikan kepada seluruh dewan pengurus.

“Untuk netralitas Korpri dalam Pilkada nanti, saya sudah mendelegasikan kepada Dewan Pengurus. Jadi untuk Musda nanti tergantung hasil Rakor Dewan Pengurus, jika siap dan mampu kenapa tidak? Asal semua prosedur dan tahapan ditempuh dengan benar, ” tegasnya. (cZ-01)*
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com