Home » » Musim Hujan, 12 Desa di Panawangan Alami Pergerakan Tanah

Musim Hujan, 12 Desa di Panawangan Alami Pergerakan Tanah

Written By yun ciamis on 21 February 2018 | 5:38 PM

ciamiszone.com :

PANAWANGAN,- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis, khususnya di wilayah Kecamatan Panawangan mengakibatkan longsor dan pergerakan tanah yang tersebar di 12 desa, belasan rumah rusak dan sejumlah ruas jalan mengalami amblas.

Dijelaskan Camat Panawangan, Ono Rohana, longsor dan peregarakan tanah di 12 desa tersbeut antara lain Desa Panawangan, Bangunjaya, Indragiri, Nagarawangi, Nagarajaya, Sagalaherang, Mekarbuana, Jagabaya, Karangpaningal, Kertajaya, Gardujaya dan Desa Cinyasag.

"Wialayah Panawangan ini memang kodisinya pegunungan, warga membangun rumah di tebing-tebing. Akibat hujan deras hampir setiap sore menyebabkan pergerakan tanah di daerah yang cukup labil," katanya.


Diakuinya, sejumlah jalan juga mengalami amblas, mengakibatkan  kendaraan tidak bisa melintas. Saat ini masyarakat melakukan gotong-royong membersihkan longsoran dan menutup retakan-retakan tanah, agar saat hujan air tidak langsung masuk yang bisa menimbulkan longsor susulan.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis, Ade Waluya mengatakan, berdasarkan laporan pergerakan tanah saat ini di Desa Mekarbuana ada empat rumah terancam dan di Panawangan ada 13 rumah mengalami retak-retak.

Diakuinya, pergerakan tanah juga menyebabkan jalan amblas di beberapa titik, di Desa Bangunjaya jalan desa anjlok sekitar 30 sentimeter dengan panjang 15 meter. Sementara di Desa Mekarbuana jalan yang anjlok tingginya 20 sentimeter dengan panjang 12 meter.

"Kami masih melakukan pendataan untuk rumah yang terdampak pergerakan tanah," pungkasnya. (cZ-01)*
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com