Home » , » BNNK Ciamis Kukuhkan Relawan Anti Narkoba

BNNK Ciamis Kukuhkan Relawan Anti Narkoba

Written By yun ciamis on 14 March 2018 | 6:27 PM

ciamiszone.com :

YOS SUDARSO,- Untuk meningkatkan sinergitas dalam upaya P4GN dengan instansi terkait, dengan tujuan tersampaikannya informasi program kerja BNNK Ciamis, meningkatkan kesadaran dan peranserta lingkungan pemerintah dalam menciptakan lingkungan pemerintah terbebas dari penyalahgunaan narkoba serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis mengukuhkan Relawan Anti Narkoba, Rabu (14/3/2018) di Hotel Priangan, Jalan Yos Sudarso Ciamis.

Kegiatan yang digelar seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), BNNK Ciamis itu sekaligus pelaksanaan Rapat Kerja Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba Tahun Anggaran 2018 diikuti 40 peserta perwakilan dari Kader Dinas P2KBP3A Kabupaten Ciamis.


Pengukuhan Relawan Anti Narkoba ditandai dengan penyematan pin oleh Kepala BNNK Ciamis, AKBP Yaya Satyanagara, S.H yang sebelumnya dilaksanakan pembacaan ikrar anti narkoba oleh anggota Relawan Anti Narkoba.

Menurut AKBP Yaya Satyanagara, S.H, pemberdayaan masyarakat Anti Narkoba adalah upaya memobilisasi seluruh sumber daya yang ada untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat dalam penanganan narkoba yang meliputi upaya pencegahan, rehabilitasi dan pemberantasan.

Dijelaskan Yaya, arah kebijakan dibidang P4GN, menjadikan 97,2 % penduduk Indonesia imun terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba melalui partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat, bangsa, dan Negara Indonesia dengan menumbuhkan sikap menolak narkoba. Menciptakan lingkungan bebas narkoba yang menjadikan 2,8 % penduduk Indonesia (penyalahguna narkoba) secara bertahap mendapat layanan rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial melalui rawat inap atau rawat jalan.

“Kegiatan ini juga betujuan untuk mencegah kekambuhan dengan program rawat lanjut (after care) dan menumpas jaringan sindikat narkoba hingga ke akar-akarnya melalui pemutusan jaringan sindikat narkoba dalam dan/atau luar negeri dan penghancuran kekuatan ekonomi jaringan sindikat narkoba dengan cara penyitaan aset yang berasal dari tindak pidana narkotika melalui  penegakan hukum yang tegas dan keras,” tegasnya.

Narasusber lainnya, Sementara Aris Nuryana, S.Sos., mengakui, masih ada anggapan masyarakat bahwa penyalahgunaan narkotika adalah perbuatan kriminal serta menjadi aib keluarga dan dapat dipenjarakan serta dikucilkan ternyata masih ada.

Pihanyaknya menghimbau apabila ada  keluarga, kerabat dan teman yang terlanjur menjadi pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba, segera untuk melapor kepada pihak terkait atau langsung kepada BNN untuk direhabilitasi baik secara Rehabilitasi Medis atau Rehabilitasi Sosial.

Kepala Seksi P2M BNNK Ciamis, Deny Setiawan, S.Sos., M.M., menjelaskan Fungsi Relawan Anti Narkoba sebagai penyuluh masyarakat yang memberikan pengetahuan dan pemahaman melalui sosialisasi bahaya narkoba.

Menurutnya, kehadiran Relawan Anti Narkoba diharapkan menjadi inisiator yang merancang dan mengimplementasikan program pencegahan secara mandiri, sebagai motivator yang  menggerakan masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya pencegahan, serta sbagai fasilitator yang menjembatani BNN dengan seluruh stakeholder.

Mudah-mudahan dengan sudah dibentuknya Relawan Anti Narkoba bisa lebih memudahkan koordinasi antar daerah terkait program kerja dalam upaya P4GN,” pungkasnya. (cZ-01)*
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com