Home » » Tak Punya SIM, Pelajar Dilarang Bawa Motor ke Sekolah

Tak Punya SIM, Pelajar Dilarang Bawa Motor ke Sekolah

Written By yun ciamis on 27 March 2018 | 5:30 PM

ciamiszone.com :

LINGK. SELATAN,- Untuk mengatasi tingginya angka kecelakaan lalulintas yang mencapai tak kurang dari 40% menimpa pada usai produktif,  Pemkab Ciamis melalui Dinas Perhubungan mencanangkan Bulan Keselamatan Berlalulintas dan Angkutan Jalan dengan menggelaenya semala tiga  bulan.

Bulan Keselamatan Berlalulintas dan Angkutan Jalan diwarnai berbagai kegiatan diantaranya, Pemilihan Pelajar Pelopor, Dishub Saba Desa, uji kelaikan mobil komunitas, uji kendaraan mobil dinas, Bimtek kepada guru, ramp chek, pemilihan awak kedaraan umum teladan.

Dalam pencanangan yang digelar di Aula Gedung Dinas Perhubungan Kab. Ciamis, Jalan Oto Iskandardinata, Lingkar Selatan, Benteng, Selasa (27/3/2018) itu, Sekda Ciamis, H. Asep Sudarman mengatakan, pentingnya keselamatan berlalulintas menjadi tanggungjawab bersama.


“Tidak hanya pihak pemerintah saja, namun seluruh elemen harus bersinergi dalam melakukan keselalatan berlalulintas dan angkutan jalan yang sudah jelas dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Jadi harus diimplementasikan,” katanya.

Menurut Sekda, terwujudnya pelayanan lalu lintas dan angkutan jalan yang aman, selamat, tertib, lancar, dan terpadu dengan moda angkutan lain untuk mendorong perekonomian nasional, memajukan kesejahteraan umum, memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa, serta mampu menjunjung tinggi martabat bangsa, terwujudnya etika berlalulintas dan budaya bangsa serta penegakan hukum dan kepastian hukum bagi masyarakat.

Sedangkan menyikapi banyaknya pelanggaran dan tingginya angka kecelakaan pada usia pelajar, dirinya mengimbau semua pihak terutama orangtua agar tegas tidak mengizinkan anak dibawah umur dan belum punya Surat Izin Mengendara (SIM) untuk membawa kendaraan, apalagi ke sekolah.


Hal senada diungapkan Kepala sekolah SMK N 1 Cisaga, Yaya Suryadi yang mengaku selalu mengadakan sosialisasi terkait keselamatan berlalulintas di jalan raya kepada anak didiknya setiap minggu saat upacara bendera.

“Di sekolah kami selalu disosialisasikan, terutama ketika inspektur upacaranya dari pihak kepolisian, dan pada pertemuan wali murid selalu kami imbau kepada orangtua untuk memberikan pengertian keselamatan berlalulintas,” katanya.

Diakuinya Yaya, perlunya sejalan antara orangtua dan sekolah, di sekolah wajid disiplin, di rumah pun orangtua harus mengajarkan disiplin dalam berkendara, apalagi mereka yang belum mempunyai SIM.

Kasatlantas Polres Ciamis, AKP Agung Ramdhani, SH.S.IK menyikapi tingginya angka kecelakaan di usia pelajar, dan pihaknya terus berkerjasama dengan dinas terkait.

“Kami lakukan imbauan ke sekolah-sekolah dengan terkaitnya disiplin berlalulintas, kami juga melakukan penindakan bila terdapat pelanggaran dalam berlalulintas, penindakan hanya pengingatkan saja, kita lakukan penilangan dan itukan bukan sebuah kejahatan, cuma pelanggaran,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan ini salah satu upaya untuk memberikan betapa pentingnya keselamatan dalam berlalulintas, namun kembali pada individu masing masing, apabila ingin selamat tentunya harus mentaati semua peraturan berlalulintas.

Dijelaskan, tingginya angka kecelakaan lalu lintas sudah tidak asing lagi terdengar di kalangan masyarakat Indonesia. Angka kecelakaan lalu lintas menurut data kepolisian tak kurang dari 40% pada usia produktif, sehingga akibat kecelakaan menjadi PR tersendiri bagi pemerintah untuk mengatasinya. (Andik ST)*
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com