Home » » 17 Raja se Nusantara dan Mahasiswa Asing Hadiri Dies Natalis Unigal

17 Raja se Nusantara dan Mahasiswa Asing Hadiri Dies Natalis Unigal

Written By yun ciamis on 05 April 2018 | 8:23 PM

ciamiszone.com :

UNIGAL,- Sebanyak 17 Raja Nusantara dari Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) hadir dalam kegiatan Dies Natalis Universitas Galuh (Unigal) ke 20 dan Milangkala Galuh, di Kampus Unigal, Kamis (5/4/2018).

Raja-raja tersebut diantaranya, Tondi Hasibuan dari Kerajaan Huristak Padang Walas, H.R.I. Lukman Soemadisoeria dan permaisuri, Keraton Sumedang Larang, Ratu Kokoda Papua Barat Rustuty Rumagesan, Beby Sang Putri trah Sriwidjaya Palembang, Sultan Sepuh XIV dan Permaisuri Keraton Kasepuhan Cirebon.

Kedatangan para raja ini disambut dengan upacara adat tradisional Tatar Galuh di pintu gerbang menuju Gedung Auditorium Unigal tempat berlangsungnya Dies Natalis.


Sementara mahasiswa asing peserta summer camp yang hadir diantaranya dari Eropa, Asia, Afrika, Amerika, serta dari Universitas Kebangsaan Malaysia dan HCI Thailand.

Wakil Rektor 1 Unigal, DR. Yagus Triana yang juga Ketua Panitia Dies Natalis mengatakan, para raja dari FSKN sengaja diundang karena tema besar tahun ini mengupas sejarah dan nilai-nilai filosofis Galuh berkaitan peluncuran kurikulum Intercultular Studies yang akan diterapkan di Unigal.

"Kita sedang memulai gerakan multi kulturalisme, riset and culture university. Kultur yang dimaksud bermuara pada nilai-nialai filosofis Galuh. Kita presentasikan di hadapan raja-raja nusantara dan mahasiswa asing summer camp," kata Yagus.

Ketua FSKN, Adipati Arief Natadiningrat dari Kesultanan XIV Cirebon menuturkan, sejak abad 7 hingga 14 di Indonesia banyak kerajaan yang tumbuh hidup damai, adil dan makmur.
"Ini merupakan kehormatan semua raja-raja se-nusantara bisa hadir di sini. Dilihat dari peta jauh semua. Karena kita ingin mengetahui kehidupan saat ini di Galuh Ciamis," kata Arief.

Menurutnya, kehidupan era kerajaan dulu masih ada sampai sekarang melalui adat tradisi budaya, tidak terlepas untuk mengisi kehidupan bangsa negara ini.

"Termasuk di Ciamis ini, perguruan tinggi menggunakan nama Galuh karena memang mengandung filosofi bahwa Galuh ini merupakan jati diri," katanya.

Sementara Trah Kerajaan Galuh, R Hanif Radinal mengakui, Kerajaan Galuh merupakan kerajaan besar dan banyak peninggalannya.

"Raja Galuh sesungguhnya raja hati yang mengutamakan hati bersih, memegang teguh kegaluhan. Dalam kesempatan ini juga sekaligus dalam rangka Milangkala Galuh. Semoga silaturahmi ini menjadi berkah bagi semuanya," tegas Hanif. (Andik ST/Aldi)*
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com