Home » , » Masyarakat Dituntut Sadar Hukum Dan Berperan Aktif Dalam Upaya P4GN

Masyarakat Dituntut Sadar Hukum Dan Berperan Aktif Dalam Upaya P4GN

Written By yun ciamis on 25 April 2018 | 3:43 PM

ciamiszone.com :

PANJALU,- Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ciamis bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis menggelar pembinaan Desa/Kelurahan Sadar Hukum kepada masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Ciamis, di Aula Desa Panjalu, Kecamatan Panjalu, Rabu (25/4/2018).

Hadir dalam pembinaan tersebut, 120 orang peserta perwakilan dari perangkat desa, BPD, pemuda Karang Taruna, tokoh masyarakat di Lingkup Kec. Panjalu, Kec. Lumbung dan Kec. Sukamantri.

Kasubag Bantuan Hukum dan Ham Pemkab Ciamis, Deni W Hidayat, S.H. menjelaskan maksud dan tujuan sosialisasi yang merupakan program pembinaan desa sadar hukum untuk meningkatkan wawasan hukum kepada masyarakat, dan untuk mewujudkan masyarakat yang sadar hukum di bidang penyalahgunaan narkoba, kejahatan umum dan resiko pernikahan dini.


“Pembinaan desa sadar hukum adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun di seluruh wilayah Kab. Ciamis, jadi untuk tahun ini wilayah Panjalu, Sukamantri dan Lumbung adalah target kegiatan,” katahya.

Sementara Kepala BNN Kab. Ciamis, AKBP Yaya Satyanagara, S.H., yang menyampaikan materinya berjudul Penyalahgunaan Narkoba dan Upaya Penanggulangannya” menjelaskanpermasalahan narkoba sudah marak terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia, baik di kota maupun di desa. Oleh sebab itu dibutuhkan wujud nyata seluruh komponen masyarakat, bangsa dan negara Indonesia untuk bersatu guna menciptakan Indonesia Negeri Bebas Narkoba.

Adapun arah kebijakan dalam upaya P4GN, menurut Yaya antara lain, pertama menjadikan 97,2% penduduk Indonesia umum terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba melalui partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat, bangsa dan negara Indonesia dengan menumbuhkan sikap menolak narkoba dan menciptakan lingkungan bebas narkoba.

Kedua, menjadikan 2,8% penduduk Indonesia (penyalahguna narkoba) secara bertahap mendapat layanan rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial melalui rawat inap atau rawat jalan serta mencegah kekambuhan dengan program rawat jalan (after care).

Ketiga, menumpas jaringan sindikat narkoba hingga ke akar-akarnya melalui pemutusan jaringan sindikat narkoba dalam dan/atau luar negeri dan penghancuran kekuatan ekonomi jaringan sindikat narkoba dengan cara penyitaan aset yang berasal dari tindak pidana narkotika melalui penegakan hukum yang tegas dan keras.

Yaya menambahkan, pentingnya peran serta masyarakat dalam upaya mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba karena sudah menjadi amanat Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mulai pasal 104 – 108.

“Dalam hal ini masyarakat mempunyai hak dan tanggungjawab dalam upaya Pencegahan Dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), sehingga dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat imun terhadap bahaya narkoba serta dapat menyampaikan pesan-pesan anti narkoba di lingkungannya masing-masing, sehingga  dapat terwujud lingkungan bebas dari penyalahgunaan narkoba serta mewujudkan kesadaran hukum masyarakat di wilayah Kabupaten Ciamis, pungkas Yaya. (cZ-01)*
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com