Breaking News

Peduli Bahaya Narkoba, TMP Gandeng BNN Ciptakan Budaya Sehat

ciamiszone.com :

KAWALI,- Sebagai bentuk kepedulian terhadap baha narkoba yang semakin “merejarela”, Tren Media Promosindo (TMP) menggandeng BNN Kabupaten Ciamis mengear penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada Siswa-Siswi SMK Muhammadiyah Kawali untuk menciptakan budaya sehat tanpa narkoba di kampus setempat, Senin (16/4/2018).

Pihak Trend Media Promosindo, Leki Krisandi menjelaskan, maksud dan tujuannya untuk memberikan pengetahuan serta lebih menyadarkan kepada para pelajar akan bahaya narkoba apabila disalahgunakan dan sekaligus merupakan satu upaya pencegahan dini kepada pelajar untuk tidak menyalahgunakan narkoba.


Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah KawaliKurniawan, S.H., M.M., mengapresiasi kegiatan tersebut, apalagi untuk memberikan pemahaman bagi siswa-siswinya tentang bahaya narkoba sehingga tidak mudah terpengaruh dan tidak mudah tergiur dengan bujuk rayu narkoba dalam bentuk apa pun, yang memang saat ini narkoba sudah begitu mengkhawatirkan semua pihak.

Menurut Kurniawan, sejak sekolah berdiri tahun siswa-siswinya belum ada yang terpapar masalah narkoba, mudah-mudahan dengan melalui penyuluhan ini mampu menciptakan lingkungan sekolah yang terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

Diakuinya, kegiatan serupa rencananya akan dilaksanakan sesuai program yang telah disusun, bisa dalam masa orientasi siswa baru dengan menggundang beberapa instansi terkait untuk menjadi pematerinya seperti dari BNN.

Piahaknya mengimbau kepada anak didiknya untuk bisa mengetahui, memahami bahaya narkoba dan mampu mengendalikan diri supaya tidak terjerumus.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kabupaten Ciamis, Deny Setiawan, S.Sos., M.M., sebagai narasumber sangat mengapresiasi pihak Trend Media Promosindo dan SMK Muhammadiyah Kawali yang telah menyelenggarakan salah satu upaya dalam memberikan informasi dan pengetahuan kepada kalangan pelajar ini.

Deny dengan materinya berudul “Bahaya Penyalahgunaan Narkoba”, menjelaskan apa itu narkoba, jenis-jenis narkoba, bahayanya bagi kesehatan serta sanksi hukumnya.

Diharapkan peserta yang hadir ini  dapat memiliki sikap untuk terampil mampu menolak baik menyalahgunakan maupun mengedarkan narkoba, mengingat ancaman pidana bagi pelaku kejahatan narkoba sangat berat, namun bagi mereka para korban  penyalahguna atau pecandu narkoba berlaku humanis, hal ini sejalan dengan amanat Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 54, bahwa pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika  wajib menjalani rehabilitasi.

“Peranserta semua pihak sangat dibutuhkan untuk menanggulangi bahaya penyalahgunaan narkoba karena tidak hanya bisa ditangani oleh aparat penegak hukum dan BNN saja. Kami mengajak semua pihak termasuk kepada pelajar untuk berperan aktif dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sesuai dengan kemampuanya,” katanya dihadapan 100 peserta perwakilan dari siswa-Siswi Kelas X dan XI itu. (cZ-01)*

Post a Comment

0 Comments