Home » » Permudah Koordinasi, Pol PP Data PKL

Permudah Koordinasi, Pol PP Data PKL

Written By yun ciamis on 05 April 2018 | 11:06 AM



ciamiszone.com :

CIAMIS,- Untuk mempermudah melakukan koordinasi keamanan dan ketertiban kebaradaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Kota Ciamis, Satpol PP Kab. Ciamis melakukan pendataan di setiap sudut di wilayah Kota Ciamis, Kamis (5/4/2018).

Sekretaris Satpol PP Kab. Ciamis, Dedi Iwa menegaskan, pendataan dilakukan selain untuk mempermudah koordinasi juga untuk memastikan tidak terus bertambahnya keberadaan PKL yang dikhawatirkan bisa mengganggu ketertiban.

“Sosialisasi kepada para PKL sudah kami lakukan sejak awal tahun ini, dan kami bergerak melakukan pendataan ulang dengan memberikan stiker penomoran di setiap wilayah/pangkalan untuk menjaga agar PKL tidak terus bertambah yang bisa mengganggu keindahan kota,” katanya.


Dijelaskan Dedi, setelah didata maka setiap pangkalan akan mengetahui berapa jumlah PKL-nya masing-masing, sehingga jika ada PKL yang tidak mempunya stiker nomor dipastikan dia PKL baru dan keberadaannya perlu dipertanyakan.

Tidak dipungkiri, jika di sebuah pangkalan/wilayah ada penambahan PKL sering terjadi kecemburuan sosial, apalagi PKL tersebut menjajagakan jenis dagangan yang sama, hal ini akan memicu tergangunya ketertiban karena merasa ada pesaing baru.

Selain itu, pendataan juga dalam rangka menjelang penilaian Adipura agar kawasan Kota Ciamis tertata rapih dan tidak semerawut.


“Jelang Adipura ini kami akan terus berkoordinasi dengan para PKL agar tetap menjaga keberadaannya, menata posisi/letaknya hingga akan terkesan rapih dan tertib. Tidak menutup kemungkinan jika para PKL tidak mengindahkan kebersihan dan ketertiban kami akan bertindak tegas,” katanya.
Dedi juga mememohon pengertian para PKL agar tetap menjaga ketertiban, keindahan dan kebersihan di pangakalan masing-masing.

Salah seorang PKL di wilayah SDN 7 Ciamis mengaku setuju dengan langkah Satpol PP yang mendatanya dengan memberikan stiker penomoran, harapannya untuk ketenangan saat berjualan dan tidak ada lagi penambahan PKL.

“Saya sangat setuju, karena dengan mendapakan nomor berarti saya merasa diakui berjualan di kawasan SDN 7 ini, apalagi jika suatu saat ada operasi atau razia, saya kan sudah ada nomor, jadi tidak ada rasa takut,” katanya.

Sementara salah seorang PKL lainnya lebih memilih menghindar untuk ditempeli nomor dengan alasan tidak mau terikat harus tetap berada di kawasan tersebut.

“Sayamah ga mau, karena saya berjualannya keliling tidak menetap di satu kawasan. Klo ada razia atau operasi saya menghindar saja,” katanya. (cZ-01)*
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com