Breaking News

Kapolda : Pilkada Rawan dan Berpotensi Timbulkan Konflik

ciamiszone.com :


MAPOLRES,- Pilkada mempunyai kerawanan yang berpotensi timbulnya konflik ditengah isu munculnya intoleransi, paham radikalisme dan aksi terorisme.

Hal itu diungkapkan Kapolda Jabar,  Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Ciamis,  Rabu (11/04/2018) di Mapolres Ciamis, Jalan Jendral Sudirman, Ciamis.

Kedatangan Kapolda diterima langsung oleh Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso, SH, S.Ik, MH dan jajaran, serta melakukan silaturahmi dan tatap muka bersama Forkompida Ciamis, tokoh agama dan juga tokoh masyarakat Kab. Ciamis.


Menurut Kapolda, Pilkada merupakan pesta demokrasi rakyat, rakyat memilih pemimpin daerahnya secara langsung. Tahun 2018 ini di wilayah hukum Polda Jabar akan dilaksanakan satu pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, dan 15 pemilihan Walikota/wakil dan Bupati/wakil, termasuk di Kabupaten Ciamis.

Dijelaskannya, penyelenggaraan Pilkada mempunyai kerawanan yang berpotensi timbulnya konflik ditengah isu munculnya intoleransi, paham radikalisme dan aksi terorisme, tentunya Pilkada 2018 perlu disikapi dengan bijak dan serius terutama potensi kerawanan yang timbul harus ditangani secara komprehensif dan sistematis dengan melibatkan para pemangku kepentingan komponen masyarakat Ciamis.

“Masyarakat serta komponen lainnya sangat penting dalam mendukung dan mensukseskan Pilkada, sehingga pelaksanaannya bisa berjalan dengan aman, lancar dan kondusif serta terpilih pemimpin daerah yang amanah sesuai harapan masyarakat Ciamis,” tegasnya.

Dijelaskan, Bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama dan adat istiadat merupakan bagian dari keberagaman.

“Sejarah perjuangan para pendahulu kita dengan menyatukan keberagaman ini, sebagai modal dalam meraih kemerdekaan, sehingga keberagaman yang ada saat ini harus kita jaga dalam bingkai persatuan dan kesatuan,” tegasnya.

Menurut Kapolda, aparatur negara harus menjadi contoh bagi masyarakat yang majemuk ini, menjalin kerjasama, sinergi dan soliditas antara TNI, Polri, Pemda dan tokoh agama serta seluruh komponen masyarakat, sehingga terwujud stabilitas nasional yang mantap.

Pada kesempatan itu pula Kapolda Jabar  mengingatkan kembali kepada jajaran kepolisian, harus bersikap netral, dan harus siap dalam mengawal pesta demokrasi ini.

“Jadikan tugas kita ini menjadi sebuah ibadah, jika kita ingin dipercaya masyarakat maka kita harus melaksanakan tugas dengan Ikhlas, penuh rasa tanggungjawab, sehingga terwujud personel Polri terhadap masarakat,” katanya. 

Selain bertatap muka dengan masyarakat Ciamis, dalam kesempatan itu Kapolda juga mendeklarasikan Anti Hoax dan meresmikan Mapolsek Cipaku. (Aldi/Andik ST)*

Post a Comment

0 Comments