Home » , » Dewan Kebudayaan Gantikan Peran Dewan Kesenian Ciamis

Dewan Kebudayaan Gantikan Peran Dewan Kesenian Ciamis

Written By yun ciamis on 01 May 2018 | 11:14 AM

ciamiszone.com :

CIAMIS,- Setelah hampir delapan tahun dinilai vakum, Dewan Kesenian Ciamis (DKC) yang dibentuk sejak 2004 perannya kini digantikan oleh Dewan Kebudayaan Kabupaten Ciamis (DKKC) yang terbentuk atas kesepakatan sejumlah aktifis kebudayaan di Kabupaten Ciamis.

Keberadaan DKKC mempunyai tugas memberikan masukan dan atau usulan mengenai kebijakan dan strategi kebudayaan di Kabupaten Ciamis, sehingga mempunyai fungsi penyusunan dan perumusan strategi kebijakan kebudayaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas dan jatidiri masyarakat Ciamis.


Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kab. Ciamis, Max Sopyan saat menghadiri Forum Group Diskusi (FGD) DKKC dengan tema “Maheutkeun Pamadegan” di Saung Bubulak Maleber Ciamis, Selasa (1/5/2018).

Max menambahkan, DKKC juga berfungsi untuk perumusan kerangka kerja bidang kebudayaan dalam pembangunan Ciamis dan pengidentifikasian pengembangan kebudayaan yang dapat menciptakan lingkungan kondusif untuk pelestarian, pengembangan dan pemanfaatan budaya di Ciamis.

Ketua DKKC terpilih periode 2018-2023, Dr. H. Yat Rospia Brata, M.Si yang juga Rektor Unigal Ciamis mengatakan, keberadaan DKKC bukan untuk memilah-milah komunitas yang ada tetapi untuk menyamakan persepsi tentang keberadaan dan perkembangan kebudayaan di Ciamis.

Yat mengakui, langkah awal pihaknya akan melakukan inventarisasi potensi budaya yang ada di Kab. Ciamis, selanjutnya melakukan penguatan jalinan silaturahmi antar pemangku kepentingan budaya.

“Validasi hukum dan validasi akademik juga sangat diperlukan untuk memperkuat hasil karya atau sebuah kreasi yang bisa dipatenkan secara hukum menjadi produk Ciamis. Setelah itu baru menginjak ke publish potensi budaya dilanjutkan dengan pelestarian dan konservasi, yang nantinya berujung ke  bisnis unit hingga model penanganan budaya secara nasional. Jadi tidak hanya di lokal Ciamis atau nasional tetapi berkembang secara internasional. Kebudayaan Ciamis harus mampu berbicara di tingkat internaisonal,” jelasnya.

Yang pasti menurut Yat, DKKC bertujuan untuk meningkatkan ketahanan dan kontrbusi budaya Kabupaten Ciamis.

Diakuinya, FGD dengan tema “Maheutkeun Pamadegan” ini untuk sama-sama menyusun program, membicarakan atau menyamakan persepsi terhadap kelangsungan DKKC kedepan. (cZ-01)*
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com