Home » » SMK Al-Asy’ariah Tingkatkan Daya Literasi Siswa

SMK Al-Asy’ariah Tingkatkan Daya Literasi Siswa

Written By yun ciamis on 11 July 2018 | 2:43 PM

ciamiszone.com :

CIJEUNGJING,- Guna memacu minat baca dan memperluas wawasan siswa, SMK Al-Asy’ariah Ciamis terus berupaya untuk intens meningkatkan literasi  bagi anak didiknya.

Tenaga pengajar SMK Al-Asy’ariah Ciamis, Apep Sepudin, S.Pd yang juga pembina literasi mengakui, pihak sekolah terus fokus untuk meningkatkan gerakan literasi siswa sebagai bagian dari peningkatan pemahaman siswa.


“Program literasi sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan membangun budaya membaca siswa Al-Asy’ariah dengan mengedepankan kebutuhan siswa, sehingga siswa bukan lagi tertarik membaca tetapi bisa memahami, bahkan mengambil nilai-nilai yang terkandung didalamnya untuk pengetahuan,” katanya di kampus SMK Al-Asy’ariah, Jln. Rancawiru, Desa  Utama  Kec. Cijeungjing, Rabu (11/7/2018).

Menurutnya, meningkatkan minat baca khususnya di lingkungan sekolah dapat dilakukan oleh seluruh warga sekolah sehingga adanya motivasi dan saling bertukar pengalaman membaca.

“Minat baca yang tinggi akan berbanding lurus dengan dampak yang dihasilkan dari aktivitas membaca, sehingga nantinya juga mereka akan mempunyai pembendaharaan bahasa dan kata yang cukup banyak,” tegas Apep seraya berharap, peningkatan gerakan literasi sekolah menjadi  rutinitas siswa ketika mereka pulang sekolah.

Hal senada diungkapkan Kepala SMK Al-Asy’ariah, H. Asep Nurwanda, S.HI. M.Si, bahkan mengakui, pihaknya sering menginstruksikan kepada semua dewan guru agar dapat memberikan motivasi kepada siswa dengan cara meluangkan waktu untuk membaca buku selama 15 menit sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung, setelah itu siswa diminta untuk menuliskan intisari dari apa yang sudah dibacanya kemudian guru memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.


“Kegiatan tersebut sangat efektif untuk meningkatkan minat baca siswa, bahkan menjadi keharusan setiap hari sehingga nantinya menjadi sebuah kebiasaan,” katanya.

Menurut Asep, faktor yang menjadi penghambat terbentuk gemar membaca biasanya karena masih belum sadarnya betapa banyak manfaat yang didapat ketika terus membaca, bahkan dilanjutkan menulis.

“Sekarang ini banyak siswa yang lebih baik membaca dan menulis status orang lain di media sosial dibanding dengan membaca sebuah buku atau mencoba menulis,” jelas Asep.

Dengan gerakan literasi sekolahnya, diharapkan bisa menumbuhkan karakter siswa yang memiliki wawasan tinggi dan bisa bermaanfaat untuk orang lain dengan metode literasi siswa. Bahkan dengan liteaasi, siswa dapat mengenal dunia lebih jauh lagi sehingga ketika mereka meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi mereka akan terbiasa mencari referensi melalui buku bacaan. (Aldi)*

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com