Home » » Dinyatakan Sehat, PDAM Rugi Rp1,3 M?

Dinyatakan Sehat, PDAM Rugi Rp1,3 M?

Written By yun ciamis on 13 September 2018 | 5:21 PM

ciamiszone.com :

CIAMIS,- Berdasarkan hasil audit yang dilakukan BPK-RI dan akuntan publik terkait kinerja dan keuangan, PDAM Tirta Galuh Ciamis dinyataan sehat dan mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Namun pada kenyataannya ada nilai kerugian mencapai Rp1,3 miliar.

Menanggap hal itu, mewakili Direktur PDAM Tirta Galuh Ciamis, Kabag Humas PDAM Tirta Galuh, Dadan Firdaus mengatakan, kerugian Rp1,3 miliar yang dimaksud bukan berarti PDAM menderita rugi secara materi, tetapi dana senilai Rp1,3 miliar itu merupakan tunggakan pelanggan yang belum dibayar.

“Dana sebesar itu adalah proyeksi pendapatan yang harus masuk karena masih berada di para pelanggan yang selama ini terus dilakukan penangihan. Itu adalah pembayaran air yang sudah mereka gunakan, jadi harus dibayar karena kami anggap air sudah terjual,” katanya, Kamis (13/9/2018).

Intinya, dana senilai Rp1,3 miliar adalah saldo perusahaan yang belum dibayar oleh pelanggan atau keterlambatan penerimaan dari pelanggan. Jadi masuk pada pendapatan yang belum diterima perusahaan.

Menanggapi adanya keinginan pihak-pihak tertentu agar dilakukan audit terhadap PDAM Tirta Galuh, menurut Dadan, berdasarkan aturan audit merupakan kewajiban semua PDAM.

“PDAM Tirta Galuh diaudit kinerja oleh BPKP, dan keuangan oleh akuntan publik sebagai lembaga yang secara aturan punya kewenangan dan kemampuan kredibilitas untuk mengaudit PDAM.  Jadi tidak ada masalah dengan kinerja atau pun keuangan, karena semua sudah dilakukan audit sesuai aturan,” katanya saat Konferensi Pers mendampingi Sekretaris Dewan Pengawas PDAM Tirta Galuh Ciamis, Endang ST dan Kabag Keuangan PDAM, Hamsi Yudi Purwanto.

Dijelaskan Dadan, PDAM bergerak sebagai fungsi perusahaan dan fungsi sosial, khusus untuk musim kemarau saat ini saja terhitung 30 Juli sampai 7 September 2018 PDAM sudah mendistribusikan air bersih gratis kepada warga yang membutuhkan sebanyak  332 ribu liter.

Sementara Sekretaris Dewan Pengawas PDAM Tirta Galuh Ciamis, Endang ST menegaskan, terkait rencana kenaikan tarif masih dalam proses atau tahapan yang belum bisa dipastikan kapan akan mulai berlaku, karena saat ini masih menunggu persetujuan atau keputusan Bupati Ciamis.

“Sebagai pelaksana, manajemen PDAM hanya mengusulkan penyesuaian tarif dan menyertakan angka kenaikannya berdasarkan hasil analisa,” katanya.

Diakui Endang, terhitung tahun 2014 PDAM belum ada penyesuaian tarif lagi, baru tahun ini rencananya akan disesuaikan mengingat membengkaknya operasional sesuai situasi dan kondisi.

“Kenaikannya pun tidak semena-mena tapi melalui tahapan dan besarannya disesuaikan dengan kemampuan. Semua pihak tahu, ada biaya untuk proses hingga air bisa sampai ke pelanggan dan layak dikonsumsi,” katanya.

Sementara Dadan menambahkan, berdasarkan perhitungan rata-rata kebutuhan dasar penggunaan air setiap orang menghabiskan 90 liter/orang/hari, jika dihitung dengan tarif saat ini dinominalkan hanya Rp315/hari, jika dalam satu bulan per orang terkena Rp9.450,-

“Sedangkan dengan rencana penyesuaian tarif baru dari pemakaian 90 liter/orang/hari terena Rp Rp387, untuk mencukupi kebutuhan dasar perbulan/orang hanya Rp11.600,- (cZ-01)*
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



 
ciamiszone | terbit sejak Oktober 2009
Copyright © 2018. ciamiszone.com - All Rights Reserved
Wed Admin nurdanian
Thanks to Creating Website and CaraGampang.Com