Breaking News

Dihadapan Pocong, Ketua DPRD Malu dan Akui Ada Keteledoran

ciamiszone.com :

DPRD,- Ketua DPRD Ciamis, Nanang Permana, SH mengaku malu dengan kondisi jalan Cileungsir yang sudah belasan tahun rusak dan tidak tersentuh perbaikan oleh pemerintah.

Hal itu diungkapkannya saat menerima ratusan warga Desa Cileungsir Kecamatan Rancah yang berunjukrasa dengan membawa “Pocong” ke Gedung DPRD Ciamis untuk memperjuangan keadilan terhadap pembangunan infrastruktur jalan yang sudah belasan tahun tidak diperbaiki pemerintah, Rabu (21/11/2018).

Menurut Nanang, sepengetahuannya selama ini jalan tersebut diperbaiki secara swadaya dengan anggaran dari iuran masyarakat.

“Ini memang yang sebenarnya menampar muka kami, tapi kami jujur kami teledor. Kita teledor dalam permasalahan ini, masyarakat sudah bayar pajak tapi untuk perbanikan jalan justru  menggunakan iuran mereka sendiri. Kan aneh, agar keanehan ini tidak berlanjut, kita akan berusaha memperbaiki jalan itu mulai Cileungsir, Insha Allah tahun 2019,” katanya.

Diakui Nanang, agar dapat segara diperbaiki oleh pemerintah, maka pihaknya membuktikan dengan membuat nota kesepakatan antara masyarakat, DPRD dan pemerintah daerah.

“Kami tuangkan dalam nota kesepakatan agar bisa segera diperbakin di tahun 2019,” tegasnya.

Setelah selesai beraudensi, ratusan warga Cileungsir dan “Pocongnya” yang menunutut keadilan pembangunan itu pun akhirnya dengan tertib membubarkan diri. Sebelumnya kadatangan mereka dikawal oleh pihak keamanan darim Polres dan Kodim Ciamis.

Salah seorang tokoh masyarakat Cileungsir, Pipin usai aksi menjelaskan, jalan Desa Cileungsir sudah berstatus jalan kabupaten, kini kondisinya rusak parah, akibatnya sering terjadi kecelakaan.

“Akibat kondisi jalan rusak, sering terjadi kecelakan dan sudah menelan seorang korban jiwa,” katanya.

Diakuinya, selama ini warga setempat berswadaya dalam memperbaiki jalan tersebut, namun dengan perkembangan ekonomi saat ini yang semakin terpuruk, sudah tidak sangup lagi.

“Pemerintah tidak kunjung memperbaiki, kami kehabisan kesabaran menyusul perkonomi kami sedang terpuruk. Sebagai bentuk kkekedewaan kami, akhirnya kami datang ke DPRD, dan Alhamdulllah ada kesepakatan untuk segera diperbaiki nanti tahun 2019,” jelasnya. (Andik ST)*

Post a Comment

0 Comments