Breaking News

Pemilik 114 Rumah “Korban” Ledakan Dinamit Leuwi Keris Minta Bantuan Dewan

ciamiszone.com :
CIJEUNGJING,- Karena belum ada kompensasi ganti rugi terhadap rumah yang retak-retak terdampak blasting atau akibat ledakan dinamit dengan bahan peledak terkontrol pada proyek pembangunan Bendungan Leuwi Keris, pemilik 144 rumah di kawasan mega proyek itu akan meminta bantuan kepada Ketua DPRD Ciamis.

Ketua Forum Pengawasan Dampak Bendungan dan Waduk Leuwi Keris, Anwar Solihin mengatakan, akibat ledakan dalam proyek pembangunan yang berlangsung sejak akhir 2017 lalu itu mengakibatkan 114 rumah warga di Desa Ciharalang dan Handapherang Kecamatan Cijeungjing mengalami retak-retak.

“Namun sampai saat ini belum ada penyelesaian kompensasi atau ganti rugi dari pihak kontraktor yaitu PT Hutama Karya dan PT Waskita Karya, begitu juga dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy,” kata Anwar, Selasa (18/12/2018).


Menurut Anwar, dalam sosialisasi sebelum mega proyek tersebut dimulai, pihak kontraktor dan BBWS sempat mengungkapkan akan memberikan ganti rugi terhadap warga terdampak blasting.

“Atas kesepakatan bersama warga terdampak blasting, kami akan datang ke DPRD Ciamis untuk meminta bantuan, minimalnya memfasilitasi untuk duduk bersama kontraktor dan BBWS,” tegasnya.

Dijelaskannya, pada prinsipnya pihaknya sangat mendukung terhadap pembangunan Bandungan Leuwi Keris karena memberikan dampak positif bagi warga sekitar terutama dari segi ekonomi, selain mampu menyerap tenaga kerja juga bisa menggerakan para pedagang kecil di sekitar proyek.

Namun, setelah berulangkali melakukan pendekatan secara lisan dan kekeluargaan dengan pihak-pihak terkait, baik kontraktor atau pun BBWS tidak menanggapi keluhan warga terdampak blasting tersebut, padahal 114 rumah terbukti retak-retak dampak dari ledakan yang dilakukan kontraktor.

“Untuk itu kami akan datang ke DPRD untuk menjelaskan kronologis yang terjadi sehingga berdampak terhadap 114 rumah dan meminta agar bisa mempertemukan kami dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik,” katanya. (cZ-01)*  

Post a Comment

1 Comments

  1. Kalau berani datang pa jangan cuma berita hoak yg diolkan..warga dan perintahan desa sanpai rt/rw pun setelah kami klarifikasi tidak menenukan hal tersesbut dan tidak ada masyarakat yg laporan.sya tau anda dulu pernah berkerja dengan kami..mgkn kami dianggap sebagai alat ejakulasi dini buat anda dan buat kepetingan pribadi anda karna anda mengerti tentang alat media sosial dan cara menggunakan baik dari anda dan kawan2 anda.dan kami sell ditipu dan dijadikan sebagai atm buat. Kepentingan pribadi anda.kalau memang kami salah kami siap dan tidak pernah menutup diri ya..anda kalau kepingin dan mencari keutungan kami tgg dan kami tidak pernah mundur.dan setiap keluh dan laporan dari masyarkat kami sell menanggapi dan sll mellakukan tindak serta menindak lanjutin masalah yg disampaikan oleh masyrakat dan pemerintah desa yg mengalami dampak dari efek perkerjaan yg kami laksanaka.jangan anda bermain dibelakang layar dan mencari keuntungan pribadi..saya tau dan sya kenal siapa anda.yg asli dan sebanrnya..makch kalau keberta nsya tgg dikantor kami.makch.

    ReplyDelete