Breaking News

Bupati, “Makmurkan Masjid dengan Magrib Mengaji dan Sholat Berjamaah”

ciamiszone.com :
SETDA,- Gerakan Magrib Mengaji dan Shalat Berjamaah yang digaungkan Pemerintah Kabupaten Ciamis diharapkan bisa meramaikan dan memakmurkan masjid di daerah masing-masing.

Hal itu diungkapkan Bupati Ciamis, DR. H. Herdiat Sunarya saat membuka acara Rapat Kerja Gerakan Magrib Mengaji dan Shalat Berjamaah, di Aula Setda Kabupaten Ciamis, Kamis (03/10/2019).

“Selain bisa meramaikan dan memakmurkan masjid di daerahnya, gerakan magrib mengaji dan shalat berjamaah ini dapat memperat tali silaturahmi antar sesama, terutama bagi anak usia dini di era sekarang ketika magrib tiba anak-anak lebih suka nonton tv atau main handphone (HP)” katanya.

Bupati berharap, anak-anak sekarang yang sudah sedikit berubah seiring dengan perkembangan zaman yang lebih maju bisa meramaikan dan memakmurkan masjid dengan mengisi kegiatan keagamaan itu dimulai sore sampai malam untuk mengaji.


“Saya optimis apabila kita sama-sama bergerak untuk mensukseskan gerakan magrib mengaji dan salat berjamaah apalagi dengan dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat yang ikut terlibat di dalamnya, Insya Allah akan berhasil. Harapannya tidak hanya itu, tapi gerakan magrib mengaji dan shalat berjamaah ini harus terprogram terencana dan berkesinambungan,” katanya.

Menurut Bupati, pihaknya sengaja mengundang para Kepala Dinas dan Kepala Kantor Kementerian Agama yang maksudnya supaya dapat membentuk tim pemantau untuk membina di wilayahnya masing masing.

“Kami ingin setiap dinas itu mempunyai wilayah binaan untuk membina, memantau dan melaporkan kegiatan-kegiatan yang ada di wilayahnya, yang intinya setiap perkembangan kegiatan agar dilaporkan secara berkala,” tegasnya.

Dengan kecanggihan teknologi saat ini, tim pembina bisa melaporkan perkembangan wilayah binaanya menggunakan Whatsapp (WA), Telegram ataupun laporan tertulis.

“Dengan laporan dari pembina bisa diketahui persis perkembangan di wilayahnya seperti apa, untuk itu mohon dibantu untuk dikaji apabila itu bagus dan bermanfaat kenapa tidak dilaksanakan, tapi kalau misalnya tidak bagus diawasi tidak apa-apa,” pungkasnya. (Nank/cZ-01)*

Post a Comment

0 Comments