Breaking News

BBKSDA Lepas 10 Kukang Jawa di Gunung Sawal

ciamiszone.com :
CIKONENG,- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA)  Jawa Barat melepasliarkan 10 ekor Kukang Jawa di area Suaka Marga Satwa Gunung Sawal Ciamis, di Desa Nasol, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Kamis (28/11/2019).

Kabid Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah III Ciamis, Andi Witria Rudianto mengakui, Kukang Jawa yang dilepasliarkan itu sudah menjalani proses treatmen di Indonesia Animal Rescue Indonesia (IARI) Bogor dan dihabituasi dulu sebelum dilepasliarkan ke alam.

“Habituasi merupakan penyesuaian agar terbiasa pada habitatnya dan pada tiga bulan terakhir ini sudah 19 ekor,” katanya disela pelepasliaran di area Suaka Marga Satwa Gunung Sawal.

Diakuinya, Kukang Jawa sudah mulai langka dari segi luas tetapi jika dari segi sebaran hampir di seluruh hutan tropis endemik Jawa masih tetap ada namun terancam punah.


Kasubag Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan BBKSDA Jawa Barat, Halu Oleo mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk aksi nyata bersama masyarakat sekitar dalam pelepasliaran 10 ekor Kukang Jawa, yang terdiri dari tiga ekor kukang jantan dan tujuh ekor kukang betina.

“Ini merupakan pelestarian satwa liar yang tujuanya untuk menambah populasi Kukang Jawa di areal Suaka Marga Satwa Gunung Sawal,” katanya seraya menegeaskan, masyarakat sekitar agar lebih peduli terhadap satwa liar yang dilindungi.

Pihaknya berharap, masyarakat yang mempunyai satwa liar seperti Kukang Jawa agar menyerahkannya kepada BKSDA untuk dirawat dan dilepasliarkan kembali.

Sementara Manager Program Yayasan IARI, Robithotul Huda menjelaskan, di pusat rehabilitasi ada kriteria yang ditetapkan dari kondisi kesehatannya, tidak cacat fisik, sehat secara medis, dan dari perilaku juga, karena ada sebagian yang sudah dipelihara masyarakat harus dipulihkan perilakunya menjadi perilaku yang alami sehingga nantinya tidak ada ketergantungan dengan manusia.


“Untuk saat ini masyarakat semakin sadar bahwa kukang merupakan salah satu satwa yang dilindungi, dan yang sekarang dilepasliarkan merupakan hasil penyerahan dari masyarakat,” katanya.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, hampir semua satwa yang dilepasliarkan rata-rata adalah hasil penegakan hukum baik kepolisian maupun dari lingkup Kementrian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, H Wasdi diwakili stafnya, Fitri Lisnawati menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya dengan kegiatan pelepasliaran 10 ekor Kukang Jawa.

“Dengan upaya pelepasliaran ini diharapkan dapat melestarikan dan menambah populasi Kukang Jawa, dan kepada masyarakat agar ikut melestarikan dan membiarkan Kukang Jawa hidup di habitat Suaka Marga Satwa Gunung Sawal,” katanya.

Pelepasliaran 10 ekor Kukang Jawa yang diangkut dalam lima box kandang masing-masing berisi dua ekor itu, meskipun lokasinya berjarak sekitar tiga kilometer dari permukiman warga namun disaksikan oleh Kader Konservasi Ciamis, Universitas Galuh Ciamis, Perum Perhutani, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala), Dinas Pariwisata, Cabang Dinas Kehutanan VII Ciamis dan sejumlah masyarakat sekitar. (Nank/cZ-01)*

Post a Comment

0 Comments