Breaking News

Polisi Bekuk 7 Penjudi, 5 DPO, Mobil dan 10 Motor Disita


ciamiszone.com :
MAPOLRES,- Berdasarkan laporan warga yang merasa resah akibat adanya aktivitas tengah malam sekelompok orang yang diduga melakukan judi dadu kipyik di kebun kosong milik warga, Polres Ciamis berhasil membekuk komplotan pelaku judi dan menggelandangnya ke Mapolres Ciamis, Selasa dinihari (26/11/2019).

Alhasil, polisi berhasil membekuk tujuh pelaku, lima orang dinyatakan masuk pada Daftar Pencarian Orang (DPO), polisi juga menyita barang bukti satu unit kendaraan roda empat dan 10 unit kendaraan roda dua (motor).

Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso didampingi Kasat Reskrim, AKP Rizqi Akbar, Kasubbag Humas, Iptu Iis Yeni Idaningsih dan Kanit IV Reskrim (Jatanras) Ipda Yaya Koswara dalam Konferensi Pers di Mapolres Ciamis, Selasa (26/11/2019) menjelaskan, aktivitas tengah malam di Dusun Mulyasari, Desa Cikupa, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis yang dilaporkan warga tersebut ternyata benar kedapatan sebuah aktivitas perbuatan judi, sehingga polisi bergerak melakukan tindakan.

Diakuinya, dari 12 pelaku judi tersebut polisi berhasil mengamankan tujuh tersangka, sedangkan lima lainnya dinyatakan DPO.

“Kami menindaklanjuti laporan warga yang merasa resah dan terganggu oleh aktivitas para pelaku pada tengah malam, sehingga kami melakukan penyelidikan dan pengerebegan, tujuh pelaku kami amankan dan lima lainnya DPO,” kata Kapolres.


Dijelaskan Kapolres, modus para tersangka ingin mendapatkan keuntungan yang bergantung pada keberuntungan dalam permainan judi dadu kipyik, mereka membeli biting kepada bandar dengan harga Rp10 ribu untuk biting panjang dan Rp5 ribu untuk biting pendek.

Caranya, mereka menaruh biting tadi pada nomor yang diinginkan, setelah bandar mengocok dadu hingga keluar nomor, dan nomor tersebut cocok dengan biting tadi, itulah pemenangnya sehingga si pemilik biting pun mendapatkan sejumlah uang, sebaliknya jika biting-biting tersebut tidak cocok, maka otomatis bitingnya menjadi milik bandar.

Adapun ketujuh pelaku yaitu, SGW (29) sebagai bandar, Ja (45) dan RF  (20) warga Desa Cikupa, FSA (21) warga Desa Karyamukti dan Uswan (40) Desa Banjar Anyar. Kelimanya dari Kecamatan Banjar Anyar, Kabupaten Ciamis.


Pelaku lainnya yaitu AM (53) warga Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis dan AM (40) warga Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran.

Sedangkan lima tersangka yang menjadi DPO, yaitu HG dan An warga Tasikmalaya, dan tiga orang lagi yaitu Ep, Sad dan  Kowo warga Ciamis.

Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 10 unit kendaraan roda dua, satu unit kendaraan roda empat, sejumlah uang tunai, 8 unit Hp dan perlengkapan judi dadu kipyik termasuk 11 buah lilin yang digunakan sebagai penerangan.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 303 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (Nank/cZ-01)**

Post a Comment

0 Comments