Breaking News

Didi Irawadi, “Warga Ciamis Hati-hati Pinjaman Online Ilegal”


ciamiszone.com :
CIAMIS,- Menjamurnya pinjaman keuangan melalui online, masyarakat Kabuoaten Ciamis diimbau untuk berhati-hati karena bisa merugikan diri sendiri, apalagi lebih banyak jenis pinjaman online ilegal dibanding yang resmi, bukan hanya di kota besar tapi di Ciamis juga terjadi kasus pinjaman online illegal.

Demikian diungkapkan Anggota Komisi XI DPR-RI, Didi Irawadi usai acara Penyuluhan Jasa Keuangan dengan tema “Pengembangan Model Pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” di Aula Hotel Tyara Plaza Ciamis,  Jumat (31/01/2020).

Menurut Didi, pinjamam online sekarang ini sedang menjamur, masyarakat harus lebih berhati-hati karena lebih banyak jenis pinjaman online ilegal dibanding yang resmi, bukan hanya di kota besar tapi di Ciamis juga terjadi kasus pinjaman online illegal.

“Semoga kedepanya  jangan sampai ada lagi yang menjadi korban, jangan sampai sudah jatuh tertimpa tangga, kalaupun ada korban pinjaman online illegal, masyarakat harus laporkan ke pihak yang berwajib,” tegasnya.


Diakuinya, acara yang bertujuan untuk memberikan pencerahan dan pembelajaran kepada masyarakat itu digelar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), agar masyarakat lebih hati-hati dan lebih tepat sasaran dalam mengelola keuangannya.
“Kalau masyarakat mau aman terkait meminjam uang melalui online harus yang sudah terdaftar di OJK,” katanya.

Dijelaskannya, untuk berinvestasi atau pinjaman online yang aman dan terpercaya bisa ditanyakan ke OJK atau telepon ke nomor 157 untuk mengetahui informasi, karena OJK diberi tugas oleh DPR sesuai dengan undang-undang, salah satunya untuk memberikan informasi seputar keuangan kepada masyarakat.

“Melalui OJK ini masyarakat akan tahu bagaimana mengelola dan  menginvestasikan uangnya supaya aman,” tegasnya.

Anggota DPR-RI dari Fraksi Demokrat ini juga mengingatkan, agar masyarakat jangan tergiur berbagai macam tawaran investasi dengan memberikan berbagai kemudahan dan hadiah maupun bunga selangit.

“Sudah banyak yang menjadi korban penipuan investasi bodong tersebut, untuk itu berhati-hatilah dalam berinvestasi, pungkasnya. (Nank/cZ-01)*

Post a Comment

0 Comments