Breaking News

Metamorphosis Gema Angker, Cipatakan “Galuh Hejo Rakyat Ngejo”

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Banyak masyarakat yang menganggap keberadaan Gerakan Masyarakat Anti Kekerasan (Gema Anker) negative, namun kenyataannya Gema Angker sudah membuktikan kepada masyarakat Tatar Galuh Ciamis tidak pernah melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan rakyat.

Hal itu dibuktikan dengan berbagai kegiatan Gema Anker, salah satunya di bidang penghijauan untuk menjaga kelestarian lingkungan yaitu penanaman pohon.

Demikian diungkapkan Ketua Gema Angker, Nanang Permana dalam acara Ulang Tahun Gema Agker ke XII bertemakan “Galuh Hejo Rakyat Ngejo” di Gedung Pepabri Ciamis, Sabtu (25/01/2020).

Nanang yang juga Ketua DPRD Ciamis itu mengakui, Gema Angker sedang dalam proses metamorphosis, dari kupu-kupu jahat terus bertelur kemudian menjadi kepompong dan menjadi kupu-kupu yang baik sehingga banyak disukai orang, kita bisa berkarya tanpa harus bersandar ke orang lain apalagi kepada pemerintah.


Diakuinya, beriringan dengan program Kabupaten Ciamis terhadap pelestarian lingkungan, akhir tahun 2019 DPRD dan Pemkab Ciamis sudah menetapkan Kawasan Hutan Negara Gunung Sawal, Gunung Madati dan Geger Bentang adalah merupakan Kawasan Hutan Konsevasi atau Hutan Lindung yang harus dijaga kelestariannya.

Nanang pun mengingatkan, kawan-kawan Gema Anker yang mencari kehidupan dari hasil hutan dengan cara mengambil kayu atau tanaman harus menghentikan kegiatannya, tapi harus ikut menjaga kelestarian hutan.

“Manfaat ekonomi hutan jangan diukur dari seberapa besar uang yang diperoleh dari hasil hutan itu, tetapi manfaat ekonomi hutan adalah seberapa mudah dan seberapa besar masyarakat mengakses air untuk kehidupannya, pertanian dan perikanan di Tanah Galuh ini,” terangnya.

Sebagai solusi, Nanang memprogramkan Ciamis akan menjadi sumber produsen gula aren (kawung) terbesar, dan pihaknya sudah menyiapkan satu juta pohon aren.

“Ciamis memiliki 258 desa, sekitar 200 desa diantaranya mempunyai sumber mata air, kalau satu desa mempunyai lima mata air dan ditanami dengan 100 pohon aren maka akan ada seratus ribu pohon aren, sepuluh tahun kedepan manfaatnya akan dirasakan, sumber air akan tetap terjaga, manfaat ekonominya dapat langsung dirasakan dan Ciamis akan menjadi sumber produsen gula aren,” jelasnya.

Diakuinya, satu juta yang nantinya akan ditanam di daerah tertentu itu untuk menjaga kelestarian sumber mata air yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara gratis.

  
Mewakili Bupati Ciamis, Asisten Bidang Kesra dan Ekonomi Setda Ciamis,  H. Toto Marwoto mengapresiasi kebertadaan dan program yang akan dilaksanakan Gema Angker.

Menurutnya, Gema Anker merupakan sebuah keluarga besar yang memiliki kemampuan mengorganisir memanage keluarga besarnya, hingga mempunyai komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan di Tatar Galuh ini.

“Banyak kontribusi dan kegiatan yang telah dilaksanakan Gema Anker di bidang sosial, budaya, pelestarian alam yang dapat dirasakan masyarakat,” katanya.

Atas nama pemerintah, pihaknya pun menyampaikan terimakasih atas peran aktif dari pembangunan sosial dan yang lainnya, karena keberadaan itu sangat berharga yang bisa memberikan satu kebaikan bagi masyarakat.

“Ini merupakan satu kontribusi yang sangat luar biasa bagi Pemkab Ciamis,” katanya. (Nank/cZ-01)*

Post a Comment

0 Comments