Breaking News

Program IBI Harus Sesuai dengan Visi Misi Kabupaten Ciamis

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Selain akan menghasilkan pemimpin yang amanah dalam menjalankan roda organisasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya berharap, program-progam IBI sesuai dengan visi misi Kabupaten Ciamis, diantaranya mewujudkan masyarakat Kabupaten Ciamis yang sehat dan pandai dengan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Bupati mengungkapkan hal itu dalam pembukaan Muscab IBI ke IX di Aula STIKes Muhamadiyah Ciamis, Jumat (31/01/2020).

Diakuinya, IBI bekerja penuh pengabdian di tengah masyarakat dan sesuai dengan visi misi Kabupaten Ciamis yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), diantaranya masyarakat Kabupaten Ciamis ingin sehat dan pandai dengan meningkatkan IPM.


“Bidan merupakan salahsatu profesi yang memiliki kewenangan untuk memberikan pelayanan kesehatan ibu, anak dan kesehatan reproduksi, dan diharapkan dapat meningkatkan IPM di Ciamis,” tegasnya.

Dalam menangani kasus stanting/gizi buruk di Ciamis, pemerintah akan fokus dan serius, teutama untuk ibu hamil dan balita karena penanganan gizi buruk harus ditangani sejak bayi masih dalam kandungan.

Sementara Ketua IBI Jabar, Hj. Eva Riantini mengakui, kehadiran Bupati Ciamis merupakan suatu pengakuan terhadap IBI yang saat ini keberadaan IBI terus berkembang.

“IBI Jabar saat ini beranggotakan 29 ribu bidan yang tersebar di 27 kabupaten/kota, dan untuk Kabupaten Ciamis mempunyai 800 anggota,” katanya.

Menurutnya, IBI Ciamis akan selalu siap membantu program pemerintah, melalui tema bidan melindungi hak kesehatan reproduksi, melalui pemberdayaan perempuan dan optimalisasi pelayanan kebidanan.

“Bidan mempunyai tugas menjaga kesehatan reproduksi sepanjang siklus kehidupan melalui pemberdayaan perempuan, dari perempuan, oleh permpuan dan untuk perempuan. Kami mengoptimalkan kualitas dan kuantitas  tenaga perempuan dalam pelayanan kebidanan,” tegasnya.

Bidan juga berperan untuk menekan angka kematian bayi dan ibu hamil, untuk itu melalui Muscab diharapkan dapat melahirkan regulasi bagi bidan dalam mengambil kebijakan yang lebih mudah, cepat juga pasti.

Dijelaskan Eva, IBI harus melakukan konsolidasi untuk penguatan profesi sehingga dapat menghadapi tantangan, dengan disahkannya UU No. 4 tentang kebidanan, itu menjadi pijakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. (Nank/cZ-01)*

Post a Comment

0 Comments